Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR dan longsor melanda sejumlah desa di Wonogiri akibat hujan lebat selama dua hari, sejak Sabtu hingga Minggu (8/3). Satu jembatan di Desa Banaran putus usai diterjang banjir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto, Minggu malam (8/3) mengatakan hujan deras yang terjadi pada Sabtu dan Minggu mengakibatkan putusnya jembatan di Dusun Kranding, Desa Banaran, Kecamatan Pracimantoro, karena diterjang luapan sungai desa setempat.
"Jembatan yang menghubungkan Dusun Kranding dengan Dusun Dung Temu memgalami rusak berat dan tidak bisa dilalui kendaraan. Kerugian ratusan juta rupiah,," kata Bambang kepada Media Indonesia.
Banjir juga menerjang dua dusun di Desa. bedoyo, sebagai akibat dari tidak mampunya air hujan memasuki luweng yang ada di kawasan itu. Genangan air di Dusun Ngilu Wetan dan Dusun Belik itu meluas hingga mengakibatkan Jalan Pracimantoro-Bedoyo Wonosari, DIY seperti sungai. Sedikitnya 7 rumah dan satu masjid kemasukan air setinggi hampir setengah meter.
Luweng yang tersumbat di Desa Joho, Pracimantoro juga mengakibatkan 28 jiwa warga Joho mengungsi, seiring tingginya air yang memasuki belasan rumah.
"Penanganan pemulihan telah dilaksanakan sejak pagi sampai malam oleh para relawan Destana (Desa Tangguh Bencana ) dengan menggunakan dua pompa. Kondisi sekarang berangsur surut dan tidak ada korban jiwa," imbuh Bambang Haryanto.
Bencana banjir dan longsor juga menimpa sejumlah desa di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Nguntoronadi, Eromoko, Giriwoyo, Sidoharjo, Girimarto dan Batuwarno.
Para relawan Destana sejak Sabtu hingga Minggu malam terus bahu membahu mengatasi banjir dan longsor yang terjadi di puluhan desa tersebut. Banyaknya luweng di sejumlah desa yang tidak mampu mengalirkan air hujan di permukaan, membuat banjir menjadi parah, dan berdampak pada tanaman pertanian.
Sedang bencana longsor akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, pada Minggu siang mengakibatkan tembok rumah Somowijoyo di Dusun Sukorejo, Rt 01 Rw 10 Desa Sembukan Kec Sidoharjo ambrol, karena diterjang tebing belakang rumah yang roboh.
baca juga: Jumlah Kasus DBD di Kabupaten Sikka Terus Bertambah
Upaya pemulihan awal sudah dilakukan oleh warga dan relawan Destana. Namun karena malam cuaca tidak memungkinkan, pemulihan dilanjuitkan Senin (9/3). Sementara itu di sejumlah desa di kecamatan Eromoko juga terjadi longsor. Hujan lebat membuat talud jalan di Desa Panekan setinggi 12 meter panjang longsoran sekitar 4 meter. Kondisi longsoran sudah hampir mencapai badan jalan dan dimungkinkan bisa memutus jalan antar dusun.
Hujan deras yang meluapkan sungai Malangan juga merusak pondasi jembatan Malangan di Desa Baleharjo. Warga terpaksa menutup mulut jembatan agar tidak dilalui kendaraan bermotor, karena kondisinya berbahaya.(OL-3)
Longsor menggerus badan jalan sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar sekitar 3 meter dan tinggi mencapai 2 meter.
Hujan ekstrem di Depok menyebabkan 16 makam di TPU Muara Benda longsor ke Kali Ciliwung. Pemkot Depok segera pindahkan jenazah untuk cegah hanyut.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved