Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJANGAN angin beliung kembali melanda 17 desa dari 4 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, pada Rabu (11/12/2019) petang. Sedikitnya sebuah rumah roboh dan belasan rumah lainnya mengalami kerusakan. Terjangan angin beliung disertai hujan deras juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang di sepanjang jalan protokol kota setempat.
Bahkan, angin juga merusak sejumlah infrastruktur fasilitas umum dan tempat usaha warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat kemudian diturunkan untuk melakukan pembersihan pohon yang tumbang di jalanan. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sedangkan, kerugian materi masih dalam pendataan. Berdasarkan data sementara dari kantor BPBD Bojonegoro menyebutkan, hujan disertai angin kencang di Bojonegoro melanda Kecamatan Bojonegoro, Kapas, Kanor, dan Baureno.
Terjangan angin yang berlangsung dengan hujan deras pada pukul 16.15 Wib itu, mengakibatkan 6 unit rumah mengalami rusak ringan, 5 rumah mengalami rusak sedang, dan 1 rumah roboh di Desa Wedi Kecamatan Kapas.
Selain itu, angin kencang juga merusak sarana infrastruktur umum. Antara lain, merusak gedung Dinas Pendidikan, Kantor Kecamatan Bojonegoro, Pasar Desa Sukorejo dan gedung pada kompleks Pemkab Bojonegoro. Puluhan pohon patah di sepanjang jalan protokol kota setempat.
Tercatat sedikitnya 17 pohon tumbang dan patah hingga mengakibatkan arus lalulintas terhambat. Bahkan, bencana tersebut juga merusak sejumlah tempat usaha warga. Di antaranya, tempat usaha, bengkel, dan warung makan.
"Sejak petang kemarin Tim Reaksi Cegat sudah kita turunkan untuk membersihkan pohon dari jalanan," kata Kalaksa BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, Kamis (12/12) pagi.
Tim gabungan ini, lanjut dia, terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Lingkungan Hidup setempat. Sampai Rabu malam, lanjut dia, TRC membersihkan 13 pohon tumbang di jalanan seputaran Kecamatan Kota Bojonegoro.
"Pohon tumbang dan patah harus ditangani untuk antisipasi sesuatu yang tidak diinginkan. Termasuk, memperlancar arus lalu lintas," tandasnya.
baca juga: Sebanyak 437,5 Kg Sosis Sapi Ditolak Masuk Babel
Umar juga mengimbau, agar masyarakat Bojonegoro untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama agar tidak di dalam rumah atau di dekat pintu ketika hujan disertai angin sedang berlangsung. Kemudian bagi pengguna kendaraan bermotor harap berhenti sejenak dan jangan berteduh di bawah pohon atau tiang dan papan reklame. (OL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved