Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Manajemen Aset Negara (LMAN) mencairkan dana sebesar Rp66 miliar untuk ganti rugi repembebasan lahan Tol Semarang-Demak.
Dana sebesar itu dibayarkan kepada 103 warga untuk 96 bidang tanah dan tujuh bangunan.
“Kami telah membayarkan 100% dana pembebasan lahan tol Semarang-Demak tahap pertama. Ini adalah wujud dari komitmen LMAN dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari melalui keterangan resmi, Rabu (16/10).
Nilai total yang dibayarkan adalah Rp66 miliar untuk 96 bidang tanah dan 7 nonbidang tanah yang berupa bangunan.
Dalam pencairan itu, LMAN langsung menyerahkan dana kepada warga pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan jalan tol, tanpa melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Baca juga: Dua Tersangka Baru Korupsi Bandara Lasondre Ditahan Kejari Sumut
“LMAN sebagai lembaga yang diberikan amanat untuk membayarkan dana pembebasan lahan, harus mengedepankan praktik tata kelola yang baik dan menjunjung tinggi integritas dalam mengawal setiap proses pelaksanaan pembayaran,” tutur Rahayu.
Jalan Tol Semarang-Demak merupakan jalan berbayar pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut.
Jalan bebas hambatan itu nantinya juga akan berfungsi sebagai penahan air rob yang kerap menerjang Semarang.
“Kami optististis pembangunan jalan tol ini bisa selesai tepat waktu karena salah satu faktor krusial dalam pembangunan infrastruktur yakni pembebasan lahan sudah dilakukan dengan baik," paparnya.
Pembangunan Tol Semarang-Demak akan segera dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2022.
Adapun, konstruksi akan dilakukan PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak yang merupakan konsorsium dari PT Pembangunan Perumahan, PT Wijaya Karya dan PT Misi Mulia Metrical dengan nilai investasi sebesar Rp15 triliun. (OL-2)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
PU-Pera telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Cibeteung Muara atau Jembatan Cisarum pada akhir tahun2023.
Pembangunan 3 juta rumah yang jadi program Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diniliai belum tentu berhasil tanpa kehadiran kementerian khusus perumahan.
Kementerian PU-Pera hingga saat ini masih belum dapat memastikan penambahan kuota rumah subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diproyeksi akan habis
Saat ini sudah dibangun lebih dari 30 embung di IKN yang akan memiliki fungsi utama untuk konservasi air.
Komisioner (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan
Anggota Komisi V DPR Sri Rahayu pesimistis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat selesai dan berfungsi seperti yang ditargetkan oleh pemerintah pada Agustus tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved