Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Konvoi dan Lempari Polisi, Puluhan Pelajar Diamankan di Medan

Yoseph Pencawan
26/9/2019 21:30
Konvoi dan Lempari Polisi, Puluhan Pelajar Diamankan di Medan
Polisi menangkap pelajar yang melakukan konvoi ke kawasan DPRD Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Kamis (26/9/2019)(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/hp.)

PIHAK kepolisian menyatakan telah mengamankan puluhan pelajar di Kota Medan, Sumatra Utara, yang diduga terlibat konvoi ugal-ugalan dan penyerangan kepada petugas.

Polisi mengamankan 32 orang pelajar yang melakukan pelemparan terhadap polisi yang bertugas melakukan pengamanan di Lapangan Merdeka, Kamis (26/9).

"Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB," ujar Kompol Muhammad Arifin, Kapolsek Medan Timur.

Setelah melakukan pelemparan, mereka berlari ke arah titi gantung dan di sana lah para pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah tersebut diamankan oleh personel Polsek Medan Timur.

Mereka yang diamankan berasal dari 11 sekolah menengah di Medan dan Binjai. Antara lain SMA Brigjen Katamso Medan, SMK PAB Helvetia Medan, SMA Abu Bakar Pasar V Binjai, dan SMK Negeri 4 Medan.
 
Kemudian dari SMK Bani Adam Mabar Medan, SMK Yahdi Helvetia Medan, SMA Sinar Husni Helvetia Medan, SMK Sinar Husnis Helbetia Medan, SMK Bina Bersaudara Tritura Medan, SMK 2 Medan, dan SMA Palapa Medan.

Setelah diamankan, mereka kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk ditangani Sat Reskrim. Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Firdaus, mengungkapkan, mereka terpaksa dibubarkan paksa karena telah melakukan penyerangan.


Baca juga: Hendak Ikut-Ikutan Berdemo, Ratusan Pelajar SMA/SMK Diamankan


Apalagi, sebelum penyerangan mereka berkonvoi ugal-ugalan keliling jalan-jalan protokol di Kota Medan sehingga meresahkan masyarakat.

Mereka berupaya melarikan diri saat beberapa petugas polisi yang sedang memasang kawat berduri mengejar mereka. Bukan pergi, mereka malah berhenti di Jembatan Jalan Kapten Maulana Lubis, tak jauh dari Kantor Wali Kota Medan.

Mereka melempari petugas dengan pecahan batu, sementara petugas sempat mundur menghindari lemparan. Namun, polisi lainnya datang dan langsung mengejar mereka.

AKBP Sonny mengaku pihaknya sempat memberikan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan mereka. Mereka pun terpencar dan sejumlah di antaranya diamankan.

Dia mengatakan sejak pagi sebenarnya polisi sudah mengetahui informasi akan adanya konvoi para pelajar. Dan pada siang hari mereka terpantau berkumpul di depan rumah sakit Siloam dan sempat memblokir jalan ke arah Hotel Danau Toba.

Setelah dibubarkan polisi mereka berpindah ke Masjid Raya dan bergerak kembali mengelilingi kota sambil menggeber-geber sepeda motor. Saat di depan mal Palladium, mereka seperti terkejut saat melihat polisi dan langsung menyerang dengan melakukan pelemparan dengan berbagai material keras. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya