Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI hujan sudah mengguyuri wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan turut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tiga hari belakangan ini, Bupati Muba Dodi Reza terus mewaspadai dan giat mencari solusi terbaik agar karhutla tidak berulang.
"Warga tidak boleh lagi terkena dampak karhutla khususnya di wilayah Muba. Oleh sebab itu pencegahan akan difokuskan ke depan," ungkap Bupati Muba Dodi Reza, Rabu (25/9).
Menurut Dodi, fokus pencegahan karhutla ke depan akan dititik beratkan ke pembasahan rawa gambut.
"Rawa gambut harus terus basah dan dipastikan tidak boleh kering. Ini yang akan difokuskan untuk pencegahan karhutla supaya tidak lagi berulang," tegasnya.
Ia mengatakan, korporasi sudah diingatkan untuk tidak membakar lahan dan hutan baik di area konsesinya maupun di sekitar areanya. Hal itu tidak boleh dilakukan untuk tujuan apapun, apalagi untuk membuka lahan perkebunan.
"Saya sudah minta semua korporasi terlibat dalam upaya mencegah serta menangani karhutla. Lahan konsesi perkebunan sudah saya minta agar menyiapkan alat berat serta dipasang dan diaktifkan alat deteksi dini untuk karhutla," ucapnya.
Dodi Reza meminta agar pihak perusahaan untuk menambah unit alat berat guna membuat sekat api agar karhutla tidak meluas. Dikatakan Dodi, sebelumnya perusahaan di wilayah sekitar telah menyiapkan 5 unit alat berat untuk pembuatan skat api karhutla.
baca juga: Rencana Penutupan Pulau Komodo Diprotes
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Doni Monardo menyebutkan upaya pencegahan lebih baik daripada penanganan.
"Upaya untuk menjaga rawa gambut untuk tetap selalu basah adalah upaya pencegahan karhutla yang sangat baik. Saya harapkan supaya ini bisa diterapkan dan dijalankan oleh kepala daerah di wilayah rawan karhutla," tegasnya, (OL-3)
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved