Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, Irjen Pol Yazid Fanani, memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran areal lahan gambut di sekitar Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru. Kualitas udara di Kalsel menurun akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap.
Sejak beberapa waktu terakhir ini, Satgas Karhutla Kalsel fokus memadamkan kebakaran di kawasan sekitar Bandara Syamsuddin Noor yang sebagian besar adalah lahan gambut. Kebakaran di kawasan ini menjadi sumber asap yang menyelimuti kawasan bandara dan telah mengganggu jadwal penerbangan dan transportasi darat.
Minggu (16/9) kemarin, Kapolda memimpin upaya pemadaman kebakaran di areal lahan gambut Kelurahan Guntung Damar Kota Banjarbaru.
"Saat ini tim Satgas Karhutla gabungan fokus pemadaman di areal lahan gambut yang terbakar. Namun pemadaman di daerah lain juga tetap menjadi perhatian kita terutama helikopter water boombing dan satgas darat daerah," tegasnya.
Lebih jauh dikatakan Kapolda, pihaknya masih menyelidiki penyebab maraknya karhutla di wilayah ini. Polda Kalsel sendiri telah menangani sekitar 60 kasus karhutla yang terjadi sejumlah daerah. Ada beberapa kasus melibatkan korporasi khususnya perusahaan perkebunan.
Baca juga: Asap Kebakaran TPA Antang Diduga Picu Kanker
Dalam aksi ini Kapolda bersama Dinas Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, dan Korem 101 Antasari berjibaku masuk ke lokasi kebakaran lahan untuk melakukan pemadaman dan pembasahan lahan gambut.
"Saya harap masyarakat sadar untuk tidak melakukan pembakaran lagi dengan tujuan apa pun," tegasnya.
Pantauan Media, tim Satgas Karhutla Kalsel mulai melakukan pengalihan aliran air irigasi Riam Kanan untuk membasahi areal lahan gambut di Kelurahan Guntung Damar Banjarbaru. Luas lahan gambut yang terbakar di wilayah ini hampir 1.000 hektare.
Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud, mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan pesawat CN 2901 dari Pekanbaru Riau untuk melakukan modifikasi cuaca atau hujan buatan di wilayah Kalimantan yang dipusatkan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
"Jika kondisi kemarau semakin parah maka Kalsel juga akan melakukan hujan buatan. Saat ini pesawat hujan buatan CN 2901 sudah dikirim dari Pekanbaru ke Palangkaraya," ungkapnya di Banjarmasin, Selasa (17/9). (OL-1)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Buruknya perlakuan terhadap ekosistem gambut pun menyebabkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved