Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MABES Polri mengirimkan tim forensik dan Inafis dari Jakarta untuk memastikan pemicu ledakan di Markas Brimob Polda Jawa Tengah yang menyebabkan komandan batalyon terluka dan belasan rumah rusak.
Tim Puslabfor Mabes Polri ditugaskan melapis Tim Penjinak Bom dan Inafis Polda Jateng. “Mabes Polri sudah mengirimkan tim forensik dan Inafis ke Semarang,” cetus Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Sabtu (14/9).
Gudang tempat penyimpanan bahan peledak dan bom militer Mako Brimob Srondol Polda Jateng meledak Sabtu (14/9) pagi pukul 07.00 WIB. Dentuman keras terdengar beberapa kali hingga berhenti pukul 08.00.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu kecuali seorang mengalami luka di bagian kepala, yakni Komandan Batalyon Gegana Brimob Srondol.
“Warga sekitar langsung dievakuasi sejak ledakan pertama terjadi,” terang Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel.
Seorang warga yang tinggal persis di sebelah markas Brimob, Wardoyo, 60, menyebutkan ledakan beruntun sekitar satu jam membuat tembok bergetar dan menyebabkan kaca rumahnya pecah. “Saya semula mengira personel Brimob sedang latihan,” imbuhnya.
Warga lain yang terdampak, Yudi Rahayu, 54, mengaku sangat panik dan segera lari meninggalkan rumah bersama dengan para tetangga.
Tercatat belasan rumah sekitar area Mako Brimob rusak.
Untungnya lokasi terpisah dengan gudang senjata dan tempat penyimpanan amunisi Brimob Polda Jateng sehingga dampaknya cepat dapat diatasi.
Siang harinya personel kepolisian datang untuk mendata rumah yang rusak dan langsung memperbaiki. Tujuh mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mendinginkan gudang.
Menurut Kapolda Jateng, di gudang itu terdapat sekitar 30 bahan peledak, paling banyak granat. Bahan peledak dimaksud sisa Perang Dunia II, di antaranya 6 mortir besar berukuran 120 cm dengan diameter 60 cm, 3 mortir sedang ukuran panjang 75 cm dengan diameter 80 cm, delapan mortir kecil ukuran 30 cm dengan diameter 25 cm, serta 1 bom ranjau ukuran 55 cm diameter 80 cm. “Kami menunggu dimusnahkan karena tidak punya alatnya,” imbuhnya.
Sejauh ini penyebab ledakan gudang Mako Brimob Polda Jateng di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Semarang, itu diduga karena suhu udara.
“Dugaan sementara seperti itu. Bom-bom sisa peninggalan Perang Dunia II itu sudah cukup tua dan memiliki tingkat sensitivitas tinggi. Salah satu pemicu ledakan bisa karena udara panas,” sambung Brigjen Dedi Prasetyo.
Meskipun demikian, untuk memastikan secara saintifik faktor penyebab, tim forensik dan Inafis sudah tiba di Semarang untuk bekerja. (Fer/HT/Ant/J-1)
Boni mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini.
Korban berhak mendapatkan perlindungan hukum dan perawatan medis terbaik dari negara.
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan barang bukti yang disita, mereka dianggap berperan dalam rencana penyerangan. Sementara 13 orang sisanya saat ini masih dilakukan penyelidikan lanjutan.
Kendaraan roda dua maupun empat dari kedua arah yaitu dari Senen menuju ke Monas maupun sebaliknya sudah bisa melalui jalan tersebut setelah sebelumnya ditutup karena aksi demontrasi.
Tampak di lokasi pada Minggu (31/8) sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah petugas berseragam oranye dan juga TNI mulai menyapu jalan dan mengumpulkan sampah yang berserakan.
Situasi di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, gelap gulita hingga Sabtu (30/8) malam. Bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian berlanjut sejak sore hari.
Ratusan massa yang dipukul mundur oleh anggota Brimob, melampiaskan kemarahannya dengan membakar pos polisi lalu lintas (Polantas) yang berjarak 10 meter dari Pasar Tugu Cimanggis Depok.
Akses lalu lintas di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi (30/8) masih ditutup imbas aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Kwitang semalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved