Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK kepolisian menduga meninggalnya Brigadir Pol Dewa Gede Ali Wirayuda dengan luka tembak di bagian kening akibat bunuh diri. Polisi yang melakukan penyelidikan di lokasi ditemukannya jasad anggota polisi berusia 30 tahun itu belum menemukan indikasi penyebab lainnya.
Pelaksana tugas Kepala Sub Bagian Humas Polres Bangkalan, Inspektur Satu Pol Suyitno, mengatakan Brigadir Dewa Gede diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api jenis revolver yang dibawanya. Senjata itu ditemukan bersama jasad bintara polisi asal Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, tersebut.
"Memang benar ada anggota kami yang ditemukan meninggal dunia. Dari hasil autopsi, diduga akibat bunuh diri," terang Suyitno, Jumat (7/9).
Baca juga: 2.227 Kendaraan di Kota Denpasar Lulus Uji Emisi
Meski ada dugaan akibat bunuh diri, kata Suyitno, polisi belum bisa memastikan motifnya. Sampai saat ini, penyebab pasti dan motifnya masih dalam proses penyelidikan.
Brigadir Dewa Gede Alit Wirayuda, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di belakang Mapolsek tempatnya bertugas, Kamis (6/9) malam.
Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka tembak di kening sebelah kanan dan tembus hingga kening bagian kiri. Sementara di tangan kanannya terdapat sepucuk senjata api jenis rebolver.
Jenazahnya sudah dikirim ke Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, setelah dilakukan autopsi di RSUD Bangkalan. (OL-1)
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved