Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKAIT beredarnya isu kabut asap dari karhutla di Jambi sampai ke negara tetangga, seperti Malaysia, berita itu tidak benar. Hal itu ditegaskan oleh Staf Ahli Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Mayjen TNI (Purn) Amrin menyampaikan itu pada acara pembekalan kesiapan menghadapi karhutla yang berlangsung Selasa dan Rabu (7/8) di Kota Jambi.
"Itu tidak benar," kata Amri singkat.
Hal serupa juga disampaikan Pemerintah Provinsi Jambi. Melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Johansyah, menyatakan setelah ditelusuri dan dikonfirmasinya ke Tim Satgas Karhutla Jambi, pemberitaan tersebut berasal dari media negara tetangga.
"Kendati ada kemunculan kabut asap yang fluktuatif di Kota Jambi dan di sekitar daerah kebakaran, belum berdampak terhadap penerbangan dan kualitas udara di Jambi. Lima hari terakhir, indeks pencemaran udara (ISPU) bergerak di angka 44 sampai 65, atau masih relatif baik sampai sedang." kata Johansyah.
baca juga: Beli BBM di Blora Sekarang Pakai e-SPBU
Meskipun saat ini masih muncul hotspot di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Timur, secara umum kebakaran lahan dan kawasan hutan di Jambi berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh Tim Satgas. Johansyah mencatat, terhitung Januari sampai 4 Agustus 2019, luas areal yang terbakar di Jambi sekitar 248 hektare. Terbanyak terjadi di areal pencadangan lain garapan masyarakat yakni 238 hektare, sedangkan dalam kawasan gambut seluas 53,6 hektare. (OL-3)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Selain modul ambulans, Prabowo memerintahkan TNI agar ditambah alat penanggulangan bencana. Khususnya saat kebakaran.
WAKIL Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memberikan semangat pada seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengelola kawasan hutan,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved