Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak Senin (5/8) hingga 31 Oktober mendatang. Hal itu menindaklanjuti kondisi kualitas udara Kota Pekanbaru yang kian memburuk sebagai dampak dari kabut asap kiriman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Riau.
"Penetapan status siaga darurat bencana asap karhutla ini untuk mengantisipasi menurunnya kualitas udara akibat kabut asap. Dengan status siaga darurat, kami juga mengharapkan bantuan anggaran pusat untuk pembiayaan mengatasi masalah kabut asap Karhutla di Kota Pekanbaru," ungkap Sekretaris Kota Pekanbaru Muhammad Noer usai rapat penetapan status siaga darurat di aula Damkar, Senin (5/8).
Dijelaskannya, kabut asap karhutla yang menyelimuti Kota Pekanbaru telah berlangsung lebih dari sepekan terakhir. Meski demikian, Pemko Pekanbaru masih belum mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan para siswa sekolah.
"Kami masih terus berkonsultasi dan melihat perkembangan kondisi kabut asap berdasarkan pantauan ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara). Apakah perlu meliburkan atau tidak? Karena itu, seluruh alat ISPU agar segera diaktifkan, apabila habis baterai untuk segera bisa diganti," jelasnya.
Berdasarkan laporan satgas siaga darurat karhutla Riau, alat ISPU saat mencatat kualitas udara di Kota Pekanbaru yang memburuk atau berada pada posisi tidak sehat. ISPU di Rumbai Pekanbaru memantau partikel kualitas udara diangka 163 dengan status tidak sehat. Begitupun ISPU di Duri Field Kabupaten Bengkalis pada angka 102, status tidak sehat, dan ISPU di Duri Camp serta Bangko Rokan Hilir terpantau tidak sehat pada angka 125 dan 132 ppm.
Sementara Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla Riau Edwar Sanger mengatakan luas karhutla di Riau terus bertambah. Saat ini, luas karhutla yang terhitung dari Januari hingga Senin (5/8) telah mencapai seluas 4.512,10 hektare.
"Tim pemadam masih bekerja untuk memadamkan karhutla yang bertambah di sejumlah daerah seperti Kampar, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Rokan Hilir," jelas Edwar yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Riau.
Selain terus bertambah di sejumlah daerah, tim pemadam darat yang turut dibantu tim satgas udara yang berkekuatan 19 helikopter waterbombing dan 1 pesawat cassa hujan buatan dari BPPT juga berupaya menanggulangi karhutla yang melanda konsesi sejumlah perusahaan.
Di antaranya karhutla seluas 30 hektare di sekitar konsesi ladang minyak Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) Pertamina Hulu di Kampung Siberuk, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, PT Arara Abadi Sinar Mas Grup distrik Siak persis sekitar 5 hektare di Desa Dosan Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak. Sebelumnya Karhutla juga menghanguskan sekitar konsesi perkebunan PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) seluas 30 hektare di Siak.
Karhutla di Riau juga sedang melanda kawasan inti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kecamatan Langgam, dan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Kawasan yang terbakar sebagian besar telah ditanami kebun kelapa sawit dan berbatasan langsung dengan sejumlah konsesi perusahaan sawit dan HTI. Hingga kini proses pemadaman baik lewat darat dan udara masih terus berlangsung.(RK/OL-10)
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved