Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA menjaga keselamatan lingkungan lahan gambut, termasuk dari ancaman kebakaran, Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan Peraturan Daerah tentang Tata Kelola Lahan Gambut.
"Kita mendukung pemerintah pusat untuk menjaga ekosistem di lahan gambut. Jambi memiliki lahan gambut cukup luas. Alhamdulillah, rancangannya yang kita usulkan Sabtu kemarin disetujui anggota DPRD Povinsi Jambi," ungkap Sekda Provinsi Jambi, HM Dianto, Minggu (4/8).
HM Dianto menyebutkan luas areal gambut dengan kedalaman beragam di Jambi mencapai sekitar 716 ribu hektare. Sebagian besar terkosentrasi di Kabupaten Muarojambi, Tanjungjabung Timur dan Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Melalui Perda yang bakal disiapkan secara komprehensif, selain menjaga kerusakan lingkungan gambut, terutama dari ancaman kebakaran, diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar gambut untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonominya.
"Pemanfaatan lahan gambut harus dikelola secara bijaksana dan harmonis dengan memperhatikan aspek kelestarian dan keberlanjutan pemanfaatannya," jelasnya.
Dia menambahkan, Perda tersebut sangat penting untuk mengetahui cara perlindungan, tata kelola dan pemanfaatan sistem gambut bagi Provinsi Jambi.
baca juga: Titik Panas di NTT Terus Bertambah
Sementara itu Panitia Khusus DPRD berharap setelah disetujui, ranperda tersebut segera disosialisaikan kepada masyarakat, khususnya di daerah lahan gambut. DPRD juga meminta Pemerintah Provinsi Jambi segera melakukan pemetaan lahan gambut, mengedukasi masyarakat supaya memanfaatkan lahan gambut untuk keperluan kehidupan dalam kesauan hidrologi dan tanpa membakar. (OL-3)
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved