Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kabut Asap Karhutla Mengarah ke Malaysia

Rudi Kurniawansyah
01/8/2019 13:08
 Kabut Asap Karhutla Mengarah ke Malaysia
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (1/8).(Antara)

TITIK panas indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus melonjak pada Kamis (1/8) pagi. Berdasarkan pantauan satelit terra Aqua terdeteksi sebanyak 264 titik panas di Sumatra dengan sebanyak 126 titik Karhutla berada di Riau.

"Jumlah 126 titik panas di Riau dengan level confidence lebih dari 50% didasarkan pantauan satelit pukul 06.00 WIB, Kamis (1/8) pagi," jelas staf analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sanya Gautami, Kamis (1/8).

Dijelaskannya, selain 126 titik panas yang merupakan junlah terbanyak di Riau, titik Karhutla juga ditemukan di Aceh dan Bengkulu masing-masing sebanyak 3 titik, Jambi 53 titik, Lampung 19 titik, Sumatra Barat 5 titik, Sumatra Selatan 30 titik, Sumatra Utara 3 titik, Kepulauan Riau 3 titik, Kepulauan Riau 8 titik, dan Bangka Belitung 14 titik.

Adapun jumlah 126 titik panas Karhutla di Riau terbagi dengan jumlah titik panas terbanyak terdapat di Pelalawan sebanyak 51 titik, kemudian Indragiri Hilir 35 titik, Rokan Hilir 13 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Siak 7 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar dan Dumai masing-masing 3 titik, dan Rokan Hulu 1 titik panas.

Sedangkan jumlah titik panas dengan level confidence lebih dari 70% sehingga dipercaya sebagai titik api ditemukan sebanyak 82 titik di Riau. Rinciannya adalah di Bengkalis dan Kampar masing-masing 2 titik, Pelalawan 39 titik, Rokan Hilir 9 titik, Rokan Hulu 1 titik, Siak 3 titik, Indragiri Hilir 16 titik, dan Indragiri Hulu sebanyak 7 titik.

baca juga: Karhutla di Riau Meluas Ditandai Munculnya Titik Api Baru

Sementara arah angin dari prakiraan BMKG diketahui bertiup dari arah tenggara dan barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 Kilometer (Km) per jam. Tiupan arah angin itu berdasarkan analisis Badan Meteorologi Asia Tenggara atau Asean Specialized Meteorological Centre (ASMC) di situs www.asmc.asean.org konsisten membawa kabut asap karhutla Riau menuju negara jiran Malaysia.

Kondisi kabut asap Karhutla diduga dari Riau dan Sumatra yang menyelimuti ibukota Kuala Lumpur, Malaysia juga mulai marak pada postingan foto sosial media dalam beberapa hari terakhir.(OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya