Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK siang hari Kantor PLN Karawang, Jawa Barat didatangi sejumlah perwakilan perusahaan di kawasan Industri. Mereka komplain dan mempertanyakan aliran listrik yang mati sejak Pukul 09.30 Wib.
"Hari ini kami memang sibuk harus melayani ratusan (komplain) pelanggan karena pasokan listrik yang mati di Karawang. Ada yang datang perwakilan (perusahaan) ada juga yang telepon," ungkap Humas PLN Karawang, Imam Chanafi saat ditemui Media Indonesia di kantornya, Rabu (31/7).
Menurut Imam, aliran listrik mati di Karawang itu disebabkan karena ada gangguan pada gardu transisi Induk Cibatu 1-2. Selain Karawang, pasokan listrik mati juga terjadi di sebagian wilayah Indramayu, Cikarang, hingga Bekasi.
Akibat kejadian ini, ratusan industri di Karawang harus berhenti produksi karena mesin-mesin mereka mati total.
Imam menyatakan, PLN meminta maaf pada masyarakat. Ia berharap, pasokan listrik segera terpenuhi. "Kami mohon maaf. Saat ini kami masih menunggu kabar dari sana. Kapan pasokan listrik ini akan normal kembali," katanya.
Ia mengungkapkan sedikitnya kebutuhan listrik di Karawang sebesar 600 ribu mega watt yang saat ini berhenti mengalir. "Kami pastikan akan ada penggantian, melalui pemotongan 10 % kalau mati listrik 3 jam," katanya.
HRGA Human Resource and General Affair PT Hitachi Chemical, Warsito mengaku jika pihak perusahaan saat ini mengalami kerugian sangat besar. Pasalnya seluruh mesin produksi di pabrik tersebut mati total. "Jika listrik tidak menyala sampai Pukul 16.00 WIB kami bisa rugi sampai Rp300 juta karena target produksi tidak tercapai," ungkapnya saat ditemui di Kantor PLN Karawang.
Sementara itu perwakilan Kawasan KIIC Karawang, Satya Gumilar mengaku saat ini banyak perusahaan di kawasan tersebut harus berhenti produksi karena mati listrik hari ini. "Tetapi bagi perusahaan yang memiliki genset mereka tetap berjalan," katanya.
Selain kawasan industri yang berpengaruh, mati listrik di seluruh wilayah Karawang ini juga mengganggu pelayanan Pemerintah Daerah, lampu lalu lintas dan jaringan komunikasi internet. (A-2)
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
TIM Opsnal Polsek Palu Barat mengungkap kasus pencurian besi bracing tower milik PT PLN (Persero) ULTG Palu di sepanjang Span Silae, Kabupaten Donggala.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatra Bagian Utara memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved