Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tim Satgas Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Solmi
26/7/2019 12:28
Tim Satgas Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Ilustrasi(MI/Rudi Kurniawansyah )

GUBERNUR Jambi Fachrori Umar meminta Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang mulai muncul di sejumlah wilayah di Jambi.

"Secara umum masih aman dan terkendali. Namun kita tidak boleh lengah, jangan sampai bencana kabut asap kembali terulang di Jambi, seperti kejadian empat tahun lalu," Oleh sebab itu Tim Satgas sampai ke jajaran terbawah, bersama masyarakat senantiasa waspada, dan berupaya melakukan pencegahan baik di lahan mineral apalagi di kawasan gambut," kata Gubernur Fahrori Umar, Jumat (26/7).

Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Sultan Thaha, Jambi, Kamis sore (25/7), sebanyak 24 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan di atas 50% terdeteksi oleh satelit muncul di lima wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Sarolangun (14 titik), Tanjungjabung Barat (5 titik), Bungo dan Merangin
masing-masing dua 2 titik, dan satu titik di Kabupaten Tebo.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jambi, Kurnianingsih melalui keterangan resmi menjelaskan, untuk wilayah Sarolangun hotspot terpantau di beberapa tempat. Mulai dari Batangasai, Cermin Nan Gedang, dan terbanyak terdapat di wilayah Limun. Kemudian di wilayah Tanjabbar terpantau di daerah Batang Asam.

baca juga: Perda Zonasi Tambang Berdampak Hilangnya Zona Tambang

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi, Bachyuni Deliansyah tim satgas dan jajaran yang melibatkan TNI, Polri, Tim Manggala Agni, masyarakat, dan beberapa instansi teknis pemerintah terkait di tingkat provinsi, kabupaten dan kecamatan sudah bergerak mengecek menanganinya. (OL-3)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya