Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
KEPOLISIAN Daerah Sumatra Utara telah menggagalkan upaya penyelundupan 25 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia.
AKBP Donald Simanjuntak, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, mengungkapkan, para calon TKI diamankan petugas saat akan diselundupkan dari Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Rabu (10/7).
"Mereka akan dipekerjakan secara ilegal di Malaysia," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/7).
Para calon TKI ilegal terdiri atas 6 wanita dan 19 orang pria. Dengan perincian, sebanyak 9 orang (4 laki-laki dan 5 perempuan) berasal dari Sumut dan 2 orang laki-laki asal Sulawesi Barat.
Kemudian 4 orang (3 laki-laki dan 1 perempuan) dari Aceh, 1 orang laki-laki asal Riau, dan 9 orang laki-laki dari Jambi.
Jika tiba di Malaysia, mereka akan menjadi TKI ilegal karena diberangkatkan tanpa dilengkapi dengan paspor pekerja.
Dalam kasus tindak pidana penyelundupan manusia (people smuggling) ini, lanjut Donald, Polda Sumut juga sudah meringkus seseorang bernama Amirullah Abdullah yang diduga kuat sebagai agen penyalur.
Selain itu, petugas juga menyita beberapa barang bukti seperti 1 unit kapal mesin 6 feston dan uang tunai senilaj Rp1,6 juta.
Donald menerangkan, pelaku penyelundup mencari orang-orang untuk dijadikan tenaga kerja ke Malaysia, tetapi tidak secara resmi. Sedangkan aktivitas pemberangkatan dilakukan melalui jalur tikus di Kota Tanjungbalai.
Baca juga: BBKSDA NTT Siapkan Upacara Adat Sambut Pemulangan Kura-Kura
"Dari para calon TKI Ilegal pelaku meminta uang sebesar Rp2.200.000 hingga Rp 2.350.000," sambungnya.
Kasubdit IV/Renakta Polda Sumut, Kompol Reinhard Nainggolan, menambahkan, dalam kasus ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap 2 pelaku lain yang sudah masuk daftar DPO.
Keduanya masing-masing berinisial A yang berperan untuk mengumpulkan calon TKI dari masing-masing agen, serta S selaku pemilik.
"Keduanya masih kami kejar. Sedangkan Amirullah Abdullah sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujarnya.
Pelaku Amirullah mengaku dirinya memperoleh keuntungan sebesar Rp400 ribu rupiah dari 1 orang yang berhasil diberangkatkan.
Setelah para TKI dikumpulkan di Malaysia, selanjutnya mereka akan disebar ke sejumlah daerah untuk bekerja.
"Peran saya hanya mencari saja dan saya disuruh A," akunya.
Selain itu, Amirullah juga mengaku baru dua kali melakukan pengiriman calon TKI ke Malaysia. Sebelumnya, ia hanya mengirim 2 orang yang dia sebut adalah anaknya.
"Mereka ini sebetulnya sudah pernah bekerja di Malaysia. Jadi ini saya hanya menyalurkan saja," katanya ringan.
Dalam kasus ini polisi akan menjerat para pelaku dengan Pasal 120 Undang-Undang RI Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. (OL-1)
Tangkal kejahatan transnasional sejak dini di pintu gerbang negara. Perlu kolaborasi dalam pengawasan orang asing. Ditjen Imigrasi memanfaatkan teknologi guna meningkatkan mutu pelayanan.
KEBERPIHAKAN terhadap korban dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kerap melibatkan perempuan harus dikedepankan.
WARGA Kabupaten Brebes, Carmadi, mengadu kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di kantornya pada Jumat (20/6). Sebab, ia menjadi salah satu dari 83 orang korban sindikat TPPO
Jejaring TPPO dalam dunia pekerjaan memang sangat kompleks, baik di negara asal maupun di negara tujuan. Oleh sebab itu, dirinya mendorong agar jejaring ini dapat segera dibongkar.
PEMERINTAH Indonesia memulangkan 554 WNI korban online scam di Myanmar dan akhirnya tiba di Tanah Air pada Selasa (18/3).
Pelaku menyiapkan berbagai dokumen, seperti paspor, visa, dan tiket pesawat untuk memberangkatkan korban. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, polisi menetapkan tiga tersangka.
Adapun, kedua tersangka ialah Muhammad Ridzuan Cheong Bin Abdullah, 40, warga Malaydia dan Wei Zihao, 28, warga Tiongkok.
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan tambahan bantuan sebesar 100 juta ringgit atau sekitar sekitar Rp346 miliar untuk rakyat Palestina.
Konser di Malaysia yang sangat dinantikan ini akan menjadi momen bersejarah karena Rahat Fateh Ali Khan akan berkolaborasi dengan putranya, Shahzaman Ali Khan
PT Asuransi BRI Life menjalin kerja sama strategis dengan International Assistance, perusahaan penyedia layanan jaringan medis global.
Tragedi kematian Zara Qairina Mahathir, siswi berusia 13 tahun dari sekolah berasrama di Papar, Sabah, menarik perhatian nasional di Malaysia.
Investigasi kematian siswi SMKA Tun Datu Mustapha, Zara Qairina Mahathir, kini mengarah pada dugaan unsur kriminal dan perundungan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved