Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KPUD Intan Jaya membantah adanya tudingan yang menyebut penyelenggaran Pemilu 2019 di Kabupaten Intan Jaya bermasalah karena komisioner KPUD Intan Jaya tidak independen.
Tudingan tersebut dinilai bersifat spekulatif-provokatif dan tidak berdasarkan fakta-fakta yang benar di lapangan. Hal ini sekaligus menjadi klarifikasi pemberitaan sebelumnya yang menyebut adanya tudingan tidak independennya KPU Intan Jaya.
Ketua KPUD Intan Jaya Krismas Bagau memastikan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Intan Jaya berlangsung aman, damai dan lancar.
"Yang terjadi di Intan Jaya adalah masyarakat senang bisa mengikuti Pemilu dengan baik. Sinergi antar penyelenggara Pemilu, keamanan TNI Polri serta Pemda dan masyarakat sangat baik. Bahwa ada persoalan kecil soal logistik tentu saja karena medan kami di Intan Jaya sangat berat, kadang logistik terlambat itu bisa dimaklumi tetapi kendala tersebut bisa kami atasi dengan baik," kata Krismas di Jakarta, Jumat (21/6).
Baca juga : KPUD Intan Jaya Dituding tidak Independen dan Profesional
Ia menyayangkan ada pihak yang sengaja membangun opini bahwa penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019 di Intan Jaya bermasalah. Padahal mulai tahapan awal pemungutan suara sampai proses perhitungan di tingkat TPS dan pleno tingkat Kabupaten semua berjalan lancar.
"Kami KPU yang baru ini bertugas kurang lebih 2 bulan menjelang pelaksanaan. Dan kami mengerjakan semua lagi dari awal karena banyak soal yang ditinggalkan oleh Komisioner yang lama. Dan lagipula jika ada masalah toh ada Panwas. Jika ada pidana maka ada Gakkumdu. Termasuk kalau ada pelanggaran etik ada DKPP. Kami bisa pertanggungjawabkan semua kegiatan kami dengan seluruh tahapannya," lanjut Krismas.
Ia menduga pihak yang sengaja membangun opini adanya kecurangan di Pemilu Intan Jaya punya motif lain.
"Kalau ada pihak yang sengaja menuduh KPU curang, maka bisa jadi mereka mewakili kelompok politik yang kalah dalam Pemilu atau tidak siap menerima kekalahan. Atau bisa juga sengaja menyebarkan hoax hanya untuk memprovokasi masyarakat. Kalau kami sederhana saja. Jika ada yang tidak puas toh ada MK atau DKPP. Silahkan tempuh jalur hukum yang ada," tegas Krismas. (OL-7)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved