Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Kesiapsiagaan Bencana di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dijadikan momentum mengingatkan kembali masyarakat agar selalu meningkatkan kesiasiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Apalagi saat ini kondisi cuaca masih tergolong ekstrem yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.
"Kami bekali masyarakat dengan pengetahuan dan wawasan dalan bertindak saat terjadi bencana alam. Ini perlu dilakukan untuk meminimalkan adanya korban jiwa saat terjadi bencana," kata Dandim 0608 Cianjur, Letkol Rendra Dwi Ardhani, saat mendampingi Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, di sela-sela peringatan HKB di Alun-alun Kecamatan Sindangbarang, Jumat (26/4).
Agar momentumnya lebih mengena, Pemkab Cianjur bersama unsur Muspida mendeklarasikan gerakan kesiapsiagaan itu dengan menuliskan #SayaSiapSelamat.
Baca juga : Bencana di Cimahi, Dua Orang Tewas Tertimbun Longsor
Tagar itu diharapkan bisa menjadi viral sehingga masyarakat Kabupaten Cianjur selalu siap siaga terhadap potensi bencana.
"Kami akan berkesinambungan menyosialisasikan kesiapsiagaan bencana ini dengan melibatkan para Babinsa. Mereka (Babinsa) ini yang akan menerangkan serta memberikan simulasi kepada warga," ucapnya.
Potensi bencana di Kabupaten Cianjur relatif cukup tinggi. Kondisi itu tak terlepas kondisi geografis dan luasnya wilayah Cianjur mencapai 350.148 hektare.
Di wilayah selatan, potensi bencana terdiri dari tanah longsor, banjir bandang, pergerakan tanah, termasuk tsunami. Wilayah selatan memiliki bentangan pantai sepanjang hampir 75 kilometer.
"Kami ingatkan masyarakat kalau ada gejala potensi tsunami agar bergerak ke daerah-daerah dataran tinggi. Begitu juga kalau terjadi longsor, cari tempat yang lebih aman," jelas dia.
Namun Rendra menyayangkan di wilayah selatan masih minim papan petunjuk jalur evakuasi, teruta,a di daerah rawan bencana.
Karena itu, Rendra mengintensifkan koordinasi dengan Pemkab Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melengkapi papan petunjuk jalur-jalur evakuasi.
"Di sini saja (Kecamatan Sindangbarang), papan petunjuk jalur evakuasi sangat minim. Mudah-mudahan nanti segera dilengkapi pemkab," pungkasnya. (OL-8)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved