Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di wilayah Solo Raya terus bertambah seiring semakin dekatnya hari pencoblosan tiba. Seperti ditunjukkan Eksponen Muda Muhammdiyah se-Solo Raya yang berkumpul di Ngabean, kecamatan Kartosuro, kabupaten Sukoharjo, Sabtu (30/3), siap memenangkan pasangan petahana dalam Pilpres.
Keesokan harinya, giliran 10 ribu relawan Pemuda Pancasila di Benteng Vastenburg yang bertekad memberikan suaranya kepada pasangan Jokowi-Amin dengan menghadirkan Gibran Rakabuming dan sang adik, Kaesang Pangarep.
Hal sama juga akan dilakukan sekitar 7500 Alumni SLTA Solo Raya Bersatu, yang bersiap memenangkan pasangan petahana dalam Pilpres 17 April. Mereka akan menghadirkan Puan Maharani, Arya Bima, Yenny Wahid, Ibunda Jokowi Sudjiatmi Notomiharjo dan mantan Menteri Pertambangan Purnomo Yusgiantoro.
Baca juga: Eksponen Muda Muhammadiyah Deklarasi Dukung Jokowi
Sementara itu, dalam deklarasi for Jokowi-Ma'ruf Amin oleh ribuan anggota Eksponen Muda Muhammdiyah Solo Raya di Ngabean, Pengurus Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Wilayah Muhammdiyah (PWM) Jawa Tengah Muhammad Fakhrial Aulia meyakini ikhtiar warga Muhammdiyah untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres akan mencapai 75%.
"Kita akan berikhtiar memenangkan Paslon 01. Seperti diungkapkan oleh Sutrisno Bachir, saat ini sudah 51% warga persyarikatan Muhammdiyah siap memberikan dukungan suara untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. Masih ada waktu sebelum 17 April untuk menaikkan jumlah dukungan warga hingga menjadi 75%," kata tokoh muda Muhammadiyah Jawa Tengah ini.
Sedang Ketua LHKP PP Muhammdiyah Imam Addaruqutni yang ikut hadir dalam deklarasi, menyatakan mendukung sepenuhnya langkah show of force eksponen muda Muhammdiyah untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019.
"Pak Jokowi itu wajahnya ya seperti kita-kita ini, dan amanah sebagai pemimpin bangsa, untuk dapat dipilih kembali," tegas Imam.
Dalam butir deklarasi, eksponen muda Muhammdiyah siap untuk memerangi hoaks yang marak menjelang Pilpres, dan juga mengajak seluruh anak bangsa untuk tidak menjadi golongan putih dalam Pemilu 2019.
"Kami yakin, dengan membesarnya dukungan dari hari ke hari, paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin tidak akan terbendung dan menang dalam Pilpres 2019," tukas presidium eksponen muda Muhammdiyah yang juga ketua panpel deklarasi di Ngabean, Andre.(OL-5)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Polemik dualisme Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat terus memanas.
Mahasiswa UNS diperkenalkan pada dasar-dasar layanan pinjaman daring (pindar), termasuk peran teknologi dalam menjembatani akses keuangan yang lebih cepat dan tepat guna.
Presiden Prabowo Subianto memilih Alila Solo sebagai tempat menginap saat menghadiri agenda peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di Surakarta.
Beasiswa RMR adalah program bantuan pendidikan untuk mahasiswa aktif semester 5 ke atas yang berdomisili dan memiliki KTP Surakarta.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved