Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Ulama Ciamis Gencarkan Dahwah Tangkal Fitnah ke Jokowi-Amin

Micom
18/3/2019 21:05
Ulama Ciamis Gencarkan Dahwah Tangkal Fitnah ke Jokowi-Amin
(Dok. Jaringan Islam Kebangsaan)

FORUM ulama uda Ciamis.Jawa Barat yang tergabung dalam Jaringan Islam Kebangsaan (JIK) mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Pilpres 2019 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Lewat dukungan itu, ulama muda Ciamis pun bertekad melawan hoaks dan fitnah terhadap paslon nomor urut 01 lewat jalan dakwah.

Salah satu ulama yang terlibat, Ajengan Tatang mengatakan, dakwah melawan hoaks dan fitnah merupakan perlawanan terhadap makin santernya dakwah yang disusupi hujatan, caci maki, ujaran kebencian, dan paham radikalisme. Baik itu lewat pengajian maupun media sosial.

"Oleh karena itu, kami yang terdiri dari para ulama muda Ciamis yang tergabung dalam Jaringan Islam Kebangsaan (JIK) bertekad menyampaikan kebenaran dan terus akan bersatu melawan semburan dusta,” ujar Ajengan Tatang yang sekaligus menegaskan bahwa paslon 01 merupakan pilihan terbaik untuk umat.

JIK terdiri dari sejumlah ajengan muda, kyai, ustaz, dan ustazah yang berasal daro 105 pondok pesantren, majelis taklom, dan madrasah di Kabupaen Ciamis. Salah satu faktor pendorong deklarasi tersebut menurut Tatang adalah keberadaan Ma'ruf Amin sebagai Rais Am Nahdlatul Ulama (NU).

Baca juga Ma'ruf: Santri Harus Bersiap Hadapi 10 Years Challenge

Ia menegaskan, pemilihan Ma'ruf Amin sebagai pendamping Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 menjadi bukti nyata keberpihakan mantan Wali Kota Solo itu terhadap umat islam dan kedekatannya terhadap ulama.

"Tentu ini merupakan apresiasi Pak Jokowi kepada ulama dan santri. Menegaskan arah Islam Indonesia yang moderat," tegasnya.

Di sisi lain, sosok Ma'ruf Amin pun dinilai punya kapabilitas di bidang ekonomi, terutama berbasis syariah. Sehingga akan memberikan angin segar bagi arah baru perekonomian umat Islam di Indonesia. 

Dalam manifesto dukungannya, ulama muda yang tergabung dalam JIK akan melakukan upaya persuasi kepada masyarakat lewat pengajian atau majlis taklim secara rutin hingga ke berbagai pelosok. Ulama muda ini akan menyampaikan dakwah secara objektif kepada masyarakat terkait Pemerinrahan Jokowi.

Lewat dakwah sejuk itu, JIK diharapkan bisa memberikan kesan positif dan memperkuat tenun kebangsaan Indonesia. Selain itu juga mencerminkan Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam).

"Khusus Pak Jokowi, kami sudah merasakan pembangunan yang dilakukan selama hampir 5 tahun. Selain itu, Jokowi juga merupakan pemimpin Islam sejati yang telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.
Ia tidak pernah marah atau balik menghina orang-orang yang sengaja memfitnahnya untuk menurunkan kredibilitasnya dalam Pilpres", ujar Ajengan Tatang.

“Pak Jokowi adalah pemimpin yang Islami, dekat dengan para ulama serta merakyat, banyak kebijakan lahir dibawah kepemimpinannya untuk umat islam. Sebagai contoh bank wakaf yang menggerakan ekonomi daerah telah banyak memberikan manfaat," tandasnya. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya