Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Pemprov DKI Operasikan RDF Rorotan, Target Olah Sampah 1.000 Ton per Hari Pekan Ini

 Gana Buana
10/3/2026 16:16
Pemprov DKI Operasikan RDF Rorotan, Target Olah Sampah 1.000 Ton per Hari Pekan Ini
Pemprov DKI Jakarta operasikan RDF Rorotan hingga 1.000 ton per hari untuk tanggulangi dampak longsor Bantargebang.(Antara)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengoperasikan fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan mulai Selasa (10/3). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mitigasi cepat untuk menjaga stabilitas pengelolaan sampah ibu kota pascalongsor yang melanda TPST Bantargebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa pengoperasian RDF Rorotan bertujuan memastikan layanan kebersihan tetap berjalan optimal. Saat ini, sebagian zona di TPST Bantargebang masih dalam tahap penataan intensif pasca-insiden longsor tersebut.

Fasilitas RDF Rorotan mengawali operasionalnya dengan kapasitas 300 ton per hari. Namun, angka ini diprediksi akan melonjak tajam dalam waktu dekat seiring dengan optimalisasi mesin pengolahan.

"Kapasitas akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 750 ton per hari dalam pekan ini, dan target selanjutnya adalah 1.000 ton per hari," ujar Asep dilansir dari Antara, Selasa (10/3).

Kondisi Terkini TPST Bantargebang

Meski sempat terkendala longsor di Zona 4 Besar, aktivitas pembuangan sampah di TPST Bantargebang tidak berhenti total. DLH DKI masih memaksimalkan Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 yang memiliki daya tampung sekitar 4.000 ton per hari.

Sementara itu, proses perapihan di Zona 4 Besar terus dikebut. Setelah proses penataan selesai, zona ini diproyeksikan kembali beroperasi dengan tambahan kapasitas sekitar 1.500 ton per hari.

Integrasi Fasilitas Pengolahan Sampah DKI:

  • RDF Plant Rorotan: 300 - 1.000 ton/hari
  • RDF Plant Bantargebang: 800 ton/hari
  • PLTSa Merah Putih: 100 ton/hari
  • Zona Aman Bantargebang (1, 2, 5): 4.000 ton/hari

Melalui skema integrasi tersebut, total sampah yang dapat tertangani hingga akhir pekan ini diperkirakan mencapai rentang 6.700 hingga 7.150 ton per hari.

“Dengan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan, kami berharap operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu satu pekan ini,” pungkas Asep. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya