Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Pemprov DKI Targetkan Normalisasi TPST Bantargebang Rampung Sepekan

 Gana Buana
10/3/2026 17:15
Pemprov DKI Targetkan Normalisasi TPST Bantargebang Rampung Sepekan
DLH DKI Jakarta pacu pemulihan TPST Bantargebang usai longsor Zona 4A.(Antara)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Target ambisius ditetapkan, operasional penuh harus kembali normal dalam waktu tujuh hari ke depan usai insiden yang terjadi pada Minggu (8/3) lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa fokus utama tim di lapangan saat ini adalah evakuasi material longsoran yang menyumbat aliran sungai di sekitar Zona 4A. Langkah ini krusial untuk mencegah luapan air ke badan jalan yang dapat melumpuhkan akses logistik sampah.

Prioritas Normalisasi Aliran Sungai

Asep menjelaskan bahwa material sampah yang menutup aliran sungai akan segera dipindahkan ke area penimbunan yang lebih stabil, yakni Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar. Penataan ulang ini dilakukan dengan standar keamanan yang lebih ketat agar kondisi zona tersebut tidak kembali labil.

"Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan. Saat ini tim sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai agar tidak lagi menimbulkan luapan air ke badan jalan," ujar Asep di Jakarta, Selasa (10/3).

Selain evakuasi sampah, DLH DKI juga melakukan perbaikan teknis pada infrastruktur pendukung. Perbaikan turap kali di dua titik yang terdampak luapan air menjadi prioritas guna memastikan keamanan area TPST dalam jangka panjang.

Perapihan zona timbunan saat ini difokuskan pada Zona 3 Kepala Burung dan Zona 4 Besar untuk meminimalkan risiko longsor susulan di tengah cuaca ekstrem.

Skema Pembuangan Sampah Darurat

Meski proses pemulihan berlangsung, Asep menjamin pelayanan pembuangan sampah dari Jakarta menuju Bantargebang tetap berjalan. Saat ini, operasional dialihkan ke tiga titik aktif, yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5.

"Kapasitas saat ini masih terjaga di angka sekitar 4.000 ton per hari melalui zona-zona aktif tersebut," tambahnya.

Pemerintah berharap, dengan rampungnya perapihan Zona 4 Besar dalam sepekan, kapasitas layanan akan kembali bertambah sebanyak 1.500 ton sampah per hari, sehingga total daya tampung TPST Bantargebang kembali ke level optimal. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya