Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Jelang Ramadan dan Imlek, Pemkot Jaktim Perketat Pengawasan Stok Daging

Golda Eksa
12/2/2026 14:09
Jelang Ramadan dan Imlek, Pemkot Jaktim Perketat Pengawasan Stok Daging
Ilustrasi .(Antara)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Jakarta Timur melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) mulai memperketat pengawasan stok dan harga daging di sejumlah pasar. Langkah proaktif ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 2026.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita, menjelaskan bahwa pengawasan ini menyasar berbagai komoditas protein hewani untuk memastikan stabilitas di tingkat pedagang.

"Hari ini kami melakukan pengawasan terhadap komunitas peternakan untuk daging sapi, babi, ayam, dan telur dalam rangka menyambut Imlek dan Ramadan ya, menjelang puasa, ini terus dilakukan," kata Ellita saat memimpin peninjauan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/2).

Stabilitas Harga dan Ketersediaan Stok
Selain memastikan pasokan aman, petugas di lapangan melakukan pendataan langsung terkait fluktuasi harga. Data yang dihimpun dari para pedagang akan menjadi basis data bagi pimpinan daerah dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga. "Selain kami melakukan pengawasan, kami memastikan ketersediaan stok mencukupi dan harga tetap terpantau," ujar Ellita.

Ia menambahkan, pihaknya menggali informasi mendalam dari para pedagang sebagai bahan referensi kebijakan. "Kami menggali informasi dari pedagang terkait stok dan harga jual, kemudian kami laporkan ke tingkat yang lebih atas sebagai bahan penentu kebijakan," imbuhnya.

Jaminan Kualitas Konsumsi
Tak hanya soal angka, Sudin KPKP Jaktim juga menitikberatkan pada aspek keamanan pangan. Kualitas daging diperiksa secara langsung menggunakan metode organoleptik, yakni pengecekan fisik melalui indra manusia.

  •     Parameter Pemeriksaan: Bau, warna, dan tekstur daging.
  •     Jumlah Sampel: Sedikitnya 12 pedagang di Pasar Kramat Jati (daging sapi, ayam, babi, dan telur).

"Kami juga mengecek kualitas daging dari sisi bau, warna, dan tekstur agar tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat," tegas Ellita.

Pengawasan Menyeluruh
Kegiatan ini dilakukan secara bergilir di berbagai titik strategis. Sebelum menyambangi Pasar Kramat Jati, tim telah melakukan pemantauan di Pasar Pondok Bambu dan Farmer Market Pondok Bambu pada Rabu (11/2).

Ellita menekankan bahwa pengawasan mencakup pasar tradisional maupun pasar swalayan. "Untuk hari ini ada dua titik pengawasan, yakni pasar tradisional dan pasar swalayan. Kami terus melakukan pemantauan secara bergilir," ungkapnya.

Melalui pengawasan rutin ini, Pemkot Jakarta Timur berharap dapat mencegah praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang tidak wajar. "Dengan pengawasan ini, kami berharap masyarakat tetap bisa mendapatkan daging dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin selama Ramadan dan Imlek," pungkas Ellita. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya