Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Polisi Buru Pemulung Pencuri Mata Kucing di Underpass Cawang

Golda Eksa
12/2/2026 13:42
Polisi Buru Pemulung Pencuri Mata Kucing di Underpass Cawang
Seorang pria bertopeng diduga mencuri reflektor pembatas jalan atau mata kucing di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (10/2) .(Metro TV-HO)

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Makasar menduga pelaku pencurian paku marka jalan pemantul cahaya atau road stud (mata kucing) di kawasan underpass Cawang, Jakarta Timur, merupakan seorang pemulung. Dugaan ini muncul setelah aksi pelaku terekam kamera pengawas dan viral di media sosial.

Kapolsek Makasar Komisaris Sumardi, menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (10/2) dini hari. Berdasarkan rekaman yang ada, pelaku menjalankan aksinya dengan menyamar dan membawa peralatan khusus.

"Untuk pencurian mata kucing terjadi Selasa (10/2) dini hari. Pelaku menggunakan masker, wajahnya ditutup, dan diduga pemulung karena membawa gerobak," kata Sumardi usai mengecek tempat kejadian perkara (TKP) di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/2).

Modus Operandi Pelaku
Dalam rekaman video yang beredar luas di akun Instagram @jakarta.terkini, pelaku terlihat mencungkil mata kucing yang tertanam di badan jalan menggunakan pahat dan martil secara paksa. Barang hasil curian tersebut kemudian langsung dimasukkan ke dalam gerobak yang dibawanya.

"Dia mengambil mata kucing pakai pahat dan martil, lalu dimasukkan ke gerobaknya," lanjut Sumardi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas serta motif di balik pencurian fasilitas umum tersebut. Petugas mengakui adanya kendala identifikasi lantaran wajah pelaku yang tertutup masker. "Untuk motif masih kita dalami. Mukanya juga ditutup," ujarnya.

18 Paku Marka Raib
Sementara itu, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mencatat kerugian akibat aksi vandalisme ini cukup signifikan. Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto, mengonfirmasi sedikitnya 18 unit mata kucing hilang di satu titik lokasi.

"Untuk kasus yang viral itu, kami langsung melakukan pengecekan dan menghitung jumlah yang hilang. Di satu lokasi saja ditemukan ada 18 mata kucing yang hilang," kata Emiral saat pengecekan di TKP.

Emiral menyayangkan tindakan tersebut karena road stud merupakan fasilitas vital bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Ia menyebut pencopotan paksa tersebut jelas merupakan unsur kesengajaan.

"Kalau kita lihat dari videonya, sepertinya dicopot secara paksa, pakai pahat. Jadi memang ada niat untuk mencuri. Padahal ini fasilitas umum yang harus dijaga bersama," tegasnya.

Dampak Kerusakan Jalan
Pantauan di lokasi menunjukkan bekas cungkilan terlihat jelas di badan jalan. Beberapa bagian hanya menyisakan rangka besi, sementara titik lainnya menyisakan aspal yang terkelupas, yang berpotensi membahayakan pengendara motor.

Sudinhub Jakarta Timur kini tengah melakukan pendataan di lokasi lain untuk memastikan apakah ada titik marka jalan lain yang mengalami kehilangan serupa di wilayah Jakarta Timur. (Ant/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya