Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu, mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan antisipasi banjir di berbasis kecamatan dan kelurahan.
“Kita jangan lagi menggunakan pendekatan terpusat. Seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, kemunculan titik-titik banjir ini semakin sulit diprediksi. Jadi, Pemprov DKI juga perlu fleksibel dan membangun kapasitas perangkat-perangkatnya di tingkat kecamatan serta kelurahan,” kata Kevin melalui keterangannya, Sabtu (17/1).
“Mulai dari sekarang, Pemprov DKI harus memetakan kecamatan dan kelurahan mana saja yang rentan terkena banjir. Setelah itu, pompa-pompa air perlu dikirim ke wilayah-wilayah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” sambungnya.
Selain memperkuat kapasitas perangkat-perangkat Pemprov DKI Jakarta di tingkat kewilayahan seperti kecamatan dan kelurahan, Kevin tidak menafikan bahwa telah dilakukan langkah-langkah seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi. Pemprov DKI jangan lupa melakukan persiapan-persiapan di lapangan,” lanjutnya.
Adapun salah satu kelurahan yang menurut Kevin perlu diberikan perhatian adalah Kedoya Selatan. Di mana, wilayah tersebut rentan terhadap banjir, terutama pada musim hujan.
“Salah satunya adalah di Kedoya Selatan di mana aliran air sungai kerap meluap dan membanjiri pemukiman warga di sekitarnya,” tegasnya.
Ia juga mengungkit keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta. Dikarenakan salah satu tujuan pembentukannya adalah membantu penanganan banjir, ia mengharapkan satgas tersebut dapat memainkan perannya secara efektif.
“Sekarang adalah waktunya Satgas Jaga Jakarta memainkan peran dan turut serta dalam upaya mengantisipasi serta menangani banjir. Dengan adanya Satgas tersebut, harusnya Pemprov DKI memiliki cukup orang untuk dikerahkan ke lokasi-lokasi banjir ketika dibutuhkan,” pungkasnya. (H-2)
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Update banjir Jakarta pagi ini, Sabtu 31 Januari 2026. BPBD DKI catat 29 RT terendam, Cawang dan Kampung Melayu terparah akibat luapan Ciliwung.
Rencananya, pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 1.100 meter dengan kedalaman antara 1,5 hingga 2 meter dan lebar sekitar lima meter.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved