Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mulai mengambil langkah antisipatif terhadap potensi banjir akibat cuaca ekstrem di Jakarta dengan melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Kegiatan ini digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan berlangsung selama lima hari ke depan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa operasi tersebut bertujuan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi di wilayah ibu kota.
"BNPB baru mengadakan OMC hari ini sampai dengan lima hari ke depan," kata Isnawa di Jakarta, Selasa (13/1).
Menurut Isnawa, operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan sebagai respons atas kejadian banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta pada Senin (12/1). Upaya ini diharapkan dapat menekan intensitas hujan yang berpotensi memperparah genangan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC tahap awal dilakukan oleh BNPB. Selanjutnya, BPBD DKI Jakarta akan melanjutkan operasi tersebut berdasarkan hasil analisis dan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Selanjutnya, BPBD DKI bisa melanjutkan, tentunya juga dengan hasil prediksi BMKG," ujar Isnawa.
Sementara itu, kondisi banjir di Jakarta dilaporkan mulai berangsur surut. BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa hingga Selasa pagi, genangan air tersisa di 28 rukun tetangga (RT) dan enam ruas jalan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan tinggi genangan bervariasi.
"Ketinggian air saat ini berkisar 10-60 sentimeter," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.
Sebelumnya, pada Senin (12/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB, banjir sempat merendam 63 RT di Jakarta. Namun, kondisi tersebut perlahan membaik hingga menyisakan 28 RT yang masih tergenang keesokan paginya.
Selain kawasan permukiman, banjir juga masih berdampak pada infrastruktur jalan.
"Selain menggenangi 28 RT, kata Yohan, banjir juga masih terjadi di enam ruas jalan, dengan ketinggian air berkisar 10 sentimeter." (Ant/E-4)
Usaha tersebut semestinya memenuhi kebutuhan warga di dalam perumahan, bukan mengundang masyarakat dari luar lingkungan.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan banjir Jakarta yang sempat merendam 123 RT telah tertangani cepat. Ia mengaku sejak pagi langsung mengawal penanganan di lapangan.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
HUJAN dengan intensitas tinggi dilaporkan menjadi penyebab banjir Jakarta hari ini, Jumat (20/4). Hujan memicu kenaikan muka air di beberapa pos pantau
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Jumat 20 Februari 2026. Cek daftar rute TransJakarta yang dialihkan dan titik genangan terbaru di sini.
TNI Angkatan Udara BNPB terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla Riau.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada para siswa hingga 1 Februari 2026.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali menjadi sorotan setelah beredar narasi di media sosial yang menyebut teknologi tersebut berpotensi menjadi “bom waktu” bencana. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, OMC merupakan langkah mitigasi yang terukur dan berbasis sains, bukan pemicu ketidakstabilan cuaca.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, pelaksanaan modifikasi cuaca tidak hanya difokuskan di wilayah Jakarta, tetapi juga menjangkau daerah penyangga Jabodetabek
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved