Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Curah Hujan masih Tinggi, Pramono Perpanjang PJJ Siswa hingga 1 Februari

Mohamad Farhan Zhuhri
29/1/2026 16:53
Curah Hujan masih Tinggi, Pramono Perpanjang PJJ Siswa hingga 1 Februari
Guru piket mengajar secara daring karena penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di SMA Negeri 70, Jakarta, Senini (4/9/2023).(MI/Susanto)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada para siswa hingga 1 Februari 2026. Selain itu, Pramono juga mempersilakan perusahaan menerapkan kebijakan work from home (WFH) selama periode tersebut.

Keputusan itu diambil menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan curah hujan di Jakarta masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan BMKG, intensitas hujan diperkirakan masih akan berlangsung setidaknya hingga awal Februari. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama pemerintah daerah dalam memperpanjang kebijakan penyesuaian aktivitas masyarakat.

"Dari hasil BMKG, kemungkinan besar bahwa curah hujan itu masih tinggi sampai dengan tanggal 1 Februari. Maka dengan demikian, saya sudah memutuskan untuk PJJ maupun orang mau work from home itu sampai dengan 1 Februari," kata Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).

Sebelumnya, Pemprov DKI telah menerapkan kebijakan PJJ di sekolah-sekolah negeri pada tanggal 22 hingga 28 Januari 2026. Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan di Jakarta.

Selain memperpanjang PJJ dan WFH, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah mitigasi lanjutan untuk mengantisipasi dampak hujan berkepanjangan. Salah satunya dengan memperpanjang operasi modifikasi cuaca (OMC) selama satu bulan sejak pertengahan Januari apabila kondisi di lapangan membutuhkan.

Pramono menyebut, persetujuan untuk pelaksanaan OMC telah diberikan sebagai langkah antisipatif, mengingat potensi hujan deras masih cukup besar, termasuk pada hari ini.

"Yang juga penting adalah karena apa, curah hujannya ini masih panjang dan juga harus dilakukan OMC, saya sudah memberikan persetujuan kalau diperlukan untuk OMC. Karena kemungkinan curah hujannya masih tinggi, termasuk hari ini," ujar dia.

Ia mengungkapkan, upaya OMC sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak dini hari. Menurut Pramono, langkah tersebut diharapkan dapat menekan intensitas hujan agar tidak semakin tinggi.

"Mohon maaf, hari ini dari tadi pagi jam 05.00 sebenarnya sudah kita lakukan. Kalau enggak ini pasti curah hujannya lebih tinggi dari yang sekarang," tutur Pramono. (E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya