Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan penyebab wilayah Jakarta Utara serentak terendam banjir. Ternyata, curah hujan ekstrem menjadi penyebab utama banjir kemarin.
"Pada Senin, 12 Januari pukul 08.00 sampai dengan 13.00 WIB, curah hujan yang tercatat di stasiun hujan Kamal berada pada angka 192 milimeter dan stasiun hujan Koja 178 milimeter," kata Ika kepada wartawan, Selasa (13/1).
Ika mengakui saluran drainase makro di Jakarta hanya sanggup menampung curah hujan 150 milimeter (mm) dan saluran pendukung hanya bisa menampung 100 mm dalam waktu 4 jam.
Keterbatasan daya tampung saluran ini mengakibatkan banjir merendam permukiman warga dan sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara dan sebagian wilayah Jakarta Barat.
"Kondisi intensitas hujan yang terjadi, khususnya wilayah utara sudah di atas kemampuan Infrastruktur kita," ujar Ika.
Ditambah lagi, pada Senin pagi, hujan turun bersamaan dengan waktu pasang air laut yang biasanya menyebabkan banjir pesisir atau rob.
"Walaupun pasang tidak terlalu tinggi, namun menyebabkan air tidak dapat mengalir secara gravitasi ke laut," tutur dia.
Jakarta Utara, lanjut Ika, menjadi wilayah dengan kondisi penurunan muka tanah yang cukup serius. Banyak titik-titik cekungan yang memperlambat air mengalir ke laut saat mulai surut .
"Utara merupakan daerah landcsubsidence yang peemukaannya di bawah laut, sehingga memerlukan waktu untuk mengeringkan dengan pompa saat banjir di atas kapasitas," tutur Ika.
Sebagai informasi, hujan deras pada Senin, 12 Januari sejak dini hari hingga sore kemarin mengakibatkan puluhan RT dan ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir sempat merendam 63 RT di Jakarta dengan ketinggian air mencapai 1 meter per pukul 21.00 WIB.
Selain wilayah Jakarta Utara, Banjir Senin kemarin juga melanda sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Setalan. Luapan Kali Krukut dan Kali Ciliwung juga memperparah dampak banjir di permukiman sekitarnya. (H-2)
Usaha tersebut semestinya memenuhi kebutuhan warga di dalam perumahan, bukan mengundang masyarakat dari luar lingkungan.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan banjir Jakarta yang sempat merendam 123 RT telah tertangani cepat. Ia mengaku sejak pagi langsung mengawal penanganan di lapangan.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
HUJAN dengan intensitas tinggi dilaporkan menjadi penyebab banjir Jakarta hari ini, Jumat (20/4). Hujan memicu kenaikan muka air di beberapa pos pantau
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Jumat 20 Februari 2026. Cek daftar rute TransJakarta yang dialihkan dan titik genangan terbaru di sini.
HUJAN dengan intensitas tinggi dilaporkan menjadi penyebab banjir Jakarta hari ini, Jumat (20/4). Hujan memicu kenaikan muka air di beberapa pos pantau
Banjir Jakarta sejak Jumat (20/2) juga berdampak pada pengalihan rute Transjakarta.
Update banjir Jakarta pagi ini, Sabtu 31 Januari 2026. BPBD DKI catat 29 RT terendam, Cawang dan Kampung Melayu terparah akibat luapan Ciliwung.
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. BMKG rilis peringatan dini hujan petir merata. Cek update banjir di 29 RT dan tinggi muka air Ciliwung.
Update TransJakarta 30 Januari 2026. Koridor 3 Daan Mogot mulai normal, namun Koridor 5 terdampak banjir kiriman di Jatinegara. Cek rute terkini.
Banjir kiriman dari hulu Ciliwung tiba di Jakarta, Jumat (30/1/2026). BPBD DKI mencatat kenaikan TMA di Pintu Air Manggarai. Warga Rawajati hingga Kampung Melayu terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved