Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melakukan peninjauan harga bahan pokok di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/12). Berdasarkan pantauan di lapangan, Rano menemukan adanya tren kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, terutama daging ayam dan telur, menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Memang ada beberapa komponen harga yang naik, seperti ayam misalnya. Kemudian tadi juga telur mengalami kenaikan,” ujar Rano usai meninjau lapak pedagang di Pasar Senen.
Meski demikian, Rano menyebut kenaikan harga daging ayam tidak sepenuhnya dipicu oleh lonjakan permintaan musiman Nataru. Berdasarkan keterangan para pedagang, kenaikan harga tersebut merupakan akumulasi dari kondisi pasar dalam beberapa bulan terakhir.
“Tapi memang kalau ayam, tadi kita tanyakan, kenaikannya bukan karena Nataru. Harga ayam ini memang sudah meningkat sejak 4–5 bulan lalu,” jelasnya.
Guna merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif. Rano menegaskan bahwa intervensi pasar akan diperkuat melalui program subsidi pangan guna melindungi daya beli masyarakat.
“Kita akan mengadakan pangan subsidi. Kita akan mengadakan pangan subsidi,” kata Rano menekankan komitmen pemerintah.
Selain pasar murah, Pemprov DKI akan mengoptimalkan penyaluran pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu untuk menahan laju inflasi daerah. Rano memastikan bahwa terlepas dari dinamika harga yang terjadi, rantai pasokan bahan pokok untuk wilayah Jakarta saat ini masih berada pada level yang terkendali.
“Alhamdulillah stok cukup. Artinya kebutuhan dasar masyarakat Jakarta bisa terpenuhi,” pungkas Rano. (Bob/P-2)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terus menjadi perbincangan publik hingga di awal 2026.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved