Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA liburan sekolah akan segera tiba, tepatnya pada bulan Desember 2025 mendatang. Hampir di seluruh sekolah di sejumlah kota dan daerah di Indonesia akan meliburkan kegiatan belajar mengajarnya hingga awal tahun 2026.
Nah, untuk mengisi waktu liburan anak dirumah, salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang memberikan hiburan dengan memutarkan film hasil produksi siswa-siswinya di Bioskop XXI Cinema.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak delapan film yang diproduksi oleh siswa-siswi SMK Budi Luhur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten ini dapat disaksikan di Bioskop XXI Cinema di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel). Kedelapan film yang bisa disaksikan untuk mengisi waktu liburan sekolah di Bioskop XXI Cinema tersebut adalah :
Film ini menceritakan seorang pria muda yang hidup pas-pasan bernama Aldo. Dirinya mengalami kesulitan ekonomi yang membuatnya terdesak mencari jalan pintas melalui pinjaman online (Pinjol). Namun, tanpa Aldo sadari bahwa dalam setiap Klik yang dirinya lakukan telah membuka ribuan masalah dalam hidupnya.
Production House : GROWING PICTURES
Produser : Muhammad Rasyid Al Muttaqin
Sutradara : Raziel Teuku Akbar
Scripwriter : Imelda Valent
Campers : Muhammad Aziz Ontowiryo
Editor : Rakha Athaya Priyandhika
Penata Artistik : Wulan Jelita Widyadhari
Dikisahkan dalam satu keluarga yang serba kekurangan dari sisi ekonomi menggantungkan semua harapannya kepada anak tunggalnya. Keluarga tersebut memasukan anaknya kedalam salah satu sekolah favorit. Namun, anak tersebut banyak melakukan kesalahan, seperti hubungan pertemanannya dengan kawan-kawan di sekolahnya yang kurang baik. Hal itu membuat orang tuanya kecewa. Alhasil, karena anak tersebut mau belajar dan mengakui kesalahnya, ia pada akhirnya memberikan kebahagiaan kepada orang tua nya dengan menjadi salah satu murid terbaik di sekolahnya.
Storyboard Artist : Chelsea Aileen Meidiva Siregar
Storyboard Artist : Danendra Javas Niscala
Key Pose Animator : Daniya Savrinadeya
Music Compositor : Farrel Ramadhan Rastiyo
Background Artist : Keizha Noor Adzra
Scriptwriter : Louise Wardana
Director : Satria Febrilianto Anggoro
Colouring Artist : Mirzaky Yusuf Triyandi
Menceritakan tentang tiga anak kos bernama Putra, Satria, dan Bima. Ketiganya hidup dengan penuh drama dan tawa dalam sebuah kos-kosan. Mulai dari mimpi-mimpi aneh, kencan gagal, hingga candaan-candaan yang dilakukan setiap harinya. Dari hal itu, mereka belajar dari pengalaman bahwa di balik kekacauan dan dinamika kehidupan yang dialami dan dijalani oleh anak kos, ada hal yang sangat penting dan berharga, yaitu persahabatan.
Production House : Visora
Producer and Runner : Akram Naufal Kamil
Cameraman : Hilal Anargya Prasetyo (Argy)
Audioman : Keylila Rasya Putra
Director : Maelinda Nashita Ulfa
Script Writer and Editor : Maiza Jasmine A.R
Tata Artistik : Oryza Sativa
Seorang mahasiswa bernama Niko, ia memiliki seorang kekasih bernama Asmara.Keduanya menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih. Namun, disuatu ketika terjadi “sesuatu” yang aneh pada Asmara. Hal ini membuat Niko menjadi bingung dan gelisah. Hingga pada akhirnya, Niko pun menemukan sepucuk surat dari Asmara.
Lighting Artist : Albar Kazali
Music Composser : Athaya Fikri Albahy
Sutradara : Danu Tri Pratama P
Art Director : Davinca Euodia J.N.S
Effect Artist : Evan Martin P
Scriptwritter : Naila Devika Suhendar
Editor : Raditya Exelle Adiputra
Animator : Rizky Ridho Pratama
Tingkah lucu dari dua sahabat yang sedang menjalankan misi penting yakni membantu temannya dapat kembali tersenyum. Namun, tindakan lucu teman-temannya tersebut malah membuat dirinya menjadi lelah menanggapinya.
Production House : ANAK RUMAH
Produser : Aloysious Andrew
Director : Mahesa Danny
Art Director : Gledys Ivory
Cameraman : Marvin Leonathan
Editor : Naufal Atma
Scripwriter : Nur Rana
Aurelia seorang gadis remaja yang ingin menjadi seorang pelari, namun dibalik keinginannya itu ia terhalang oleh penakit yang di deritanya. Di sekolah, Aurelia sering di bully oleh teman-temannya karena latar belakang penyakitnya. Namun, semua perlakuan teman-teman sekolahnya itu tidak membuatnya menyerah untuk terus mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pelari.
Scriptwriter : Ammar Naufal Wijaya
Colouring : Arneta Nabila Sari
Animator : Carissa Azzahra Rosa
Lineart : Cherryl Lauwfyrania Putri Soebagyo
Background Artist : Evander Benedict Wong
SFX : Reiner Nathaniel
Editor : Reinha Rosary Christabell Arwen Roos
Sutradara : Vincentius Kevin Alwi
Menceritakan tentang seseorang yang mengenang barang-barang peninggalan dari Sang Ibu. Raya secara perlahan kembali mengenang hangatnya rumah yang dulu pernah dirinya tempati dan masih terdapatnya barang-barang lama peninggalan Ibu nya. Dirinya baru menyadari bahwa kenangan akan tetap selalu ada dan akan selalu menjadi kenangan meski waktu dan kehidupan yang terus berjalan dan berubah.
Production House : Katarsis
Producer & Assistant Director : Aramhinta Zivanka
Editor & Camera : Athar Arianto Perdana
Rambey Director : Mochamad Rasya Ardhana
Sound : Mochamad Soultan Arkana
Writer & Art Department : Nayla Khairafatina Pane
Art Director : Ratu Bidara Intan Sari
Edward adalah seorang remaja laki-laki yang hidup dengan orang tuanya, dia memiliki keluarga yang sangat harmonis. Tapi semua itu hancur sejak tragedi kecelakaan mobil yang menimpa kedua orang tuanya. Imbas kecelakaan itu, hidup Edward berantakan, tidak punya pekerjaan, pasangan, ia benar-benar hancur. Edward selalu memikirkan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Editor : Ayesha Tirza Kirana
Director : Dominica Vianna Anelovie Zhie
Storyboard Artist : Maura Anka Yessica
Rendering Artist : Nakeisha Zalfa Indira
Concept Artist : Nicholaus Samuel Untung
Art Director : Raissa Sekar Utomo
Sound Composser : Vincentius Michael
Script Writer : Zora Zalika Haruni
“Kedelapan film produksi siswa-siswi SMK Budi Luhur ini sengaja kami rilis di Bioskop berbarengan dengan waktu libur sekolah. Karena bagi siswa-siswi yang tidak melakukan liburan keluar kota dapat mengisi waktu liburan sekolahnya dengan menonton film ini di Bioskop,” Kepala Sekolah SMK Budi Luhur, Joko Waluyo diketerangannya, Jumat (5/12/2025).
Joko mengatakan, melalui Bluvocation Creative Fest (BCF) 2025, siswa-siswi SMK Budi Luhur dapat menampilkan ide-ide terbaik dan cemerlang dari para inovator, seniman, dan calon pemimpin masa depan kita. Panggung telah siap untuk berkreativitas!
“Bukan sekedar teori. Rasakan denyut nadi industri sesungguhnya. Perjuangan nyata, keringat nyata dan kemenangan nyata. Saksikan perjalanan mereka dari studio ke panggung dunia! Siap tayang di XXI Cinema!,” ucap Joko.
Sementara itu, Kepala Jurusan Broadcast TV SMK Budi Luhur, Agus Fazriansyah menambahkan bahwa short movie dan film animasi ini bukan cuma tugas, tapi bukti kalau siswa-siswi SMK Budi Luhur bisa berkarya dan berpikir out of the box. “Berani mencoba, berani gagal, dan akhirnya berani menunjukkan hasilnya ke publik. Itu poin penting dalam dunia film,” kata Agus.
“Saya bangga melihat kerja keras, ide kreativitas, dan semangat dari para siswa-siswi yang terlibat dalam produksi film ini. Dari proses brainstorming yang penuh debat seru, syuting yang kadang ngulang berkali-kali, sampai editing yang dibuat lembur—semua terbayar dengan karya yang akan kita tonton bareng di Bioskop,” ujar Agus.
Agus bilang, bahwa ini baru awal, namun akan menjadi sejarah bagi para kreator SMK BUDI LUHUR dalam berkarya untuk hasil yang membanggakan bagi kita semua. “Terima kasih untuk seluruh kru, pemain, guru serta para pimpinan sekolah, dan semua yang mendukung project ini. Kalian luar biasa! Selamat menyaksikan, dan terus berkarya!,” pungkasnya. (H-2)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Di Curug Ciangin, Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, puluhan anak dari berbagai daerah belajar menanam padi di sawah.
BMKG memprediksi cuaca ekstrim masih mengintai sejumlah wilayah Indonesia, khususnya wilayah yang banyak dikunjungi selama libur sekolah,
Ganara Art at Antasari Place merupakan ruang kreasi yang dirancang untuk mengakomodasi agar anak-anak memiliki aktivitas edukatif dan menyenangkan selama libur sekolah.
Pihak Bandara Internasional Juanda mencatat peningkatan jumlah penumpang sejak dimulainya periode libur sekolah.
Siswa berkesempatan belajar membuat kerajinan batok dan membatik dengan teknik tulis, sekaligus berfoto mengenakan pakaian tradisional adat Yogyakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved