Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR Jakarta masih menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta Timur, khususnya di Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur melaporkan bahwa beberapa rukun tetangga (RT) di kawasan tersebut masih terendam genangan air akibat hujan lokal dan luapan aliran Sungai Sunter.
"Kami mendapat laporan dari petugas di lapangan bahwa banjir Jakarta masih menggenangi beberapa RT di Cipinang Muara, Jatinegara," ujar Ali Kojim, Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, saat dikutip dari Anatara, pada Selasa (18/11) malam.
Banjir Jakarta ini terjadi di Jalan Cipinang Bali, tepatnya di RT 06 dan RT 12, RW 13, Kelurahan Cipinang Muara. Penyebab utama banjir ini adalah luapan aliran Sungai Sunter dan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang.
BPBD Jakarta Timur mencatat bahwa banjir mulai menggenangi kawasan tersebut pada pukul 14.30 WIB, dengan ketinggian air mencapai 70 cm di RT 06 dan 65 cm di RT 12 pada pukul 16.00 WIB. Air mulai surut sekitar pukul 18.00 WIB.
"Hingga saat ini, genangan masih terlihat, dan kami terus melakukan upaya penanganan," ujar Ali.
Meskipun sebagian besar warga memilih untuk tetap bertahan di rumah, tim penanggulangan bencana terus melakukan penyedotan air menggunakan pompa mobile untuk mengurangi dampak banjir. Penyusutan air dilakukan bersama berbagai pihak terkait, termasuk petugas BPBD DKI Jakarta, pemadam kebakaran, dan Satpol PP.
"Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk memastikan langkah-langkah penanggulangan yang tepat," jelas Ali.
Hingga kini, belum ada laporan pengungsi atau kebutuhan mendesak dari warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta tetap siaga untuk memantau kondisi dan perkembangan lebih lanjut.
Ali mengimbau warga Cipinang Muara dan sekitarnya untuk tetap waspada, mengingat potensi banjir Jakarta yang lebih besar di beberapa titik.
"Kami mengingatkan warga untuk mengikuti instruksi otoritas setempat dan selalu siap menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem," ungkapnya.
Banjir yang melanda Jakarta pada musim hujan ini menjadi peringatan penting bagi warga Ibu Kota untuk lebih siap menghadapi musim hujan. Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta juga melaporkan bahwa banjir telah meluas ke 42 RT di Jakarta Selatan, Timur, dan Barat, dengan ketinggian genangan bervariasi.
"Data terakhir hingga pukul 18.00 WIB menunjukkan banjir telah merendam 42 RT," ungkap Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta. Menurutnya, hujan deras dan kenaikan status pos pengamatan Sungai Sunter yang mencapai siaga dua, serta Pos Angke Hulu yang berada pada status waspada/siaga tiga, menjadi faktor utama penyebab banjir Jakarta.
Banjir Jakarta Timur tercatat di beberapa kelurahan sebagai berikut:
Warga Jakarta diharapkan tetap siaga dan mengikuti perkembangan informasi terkait banjir Jakarta, agar dapat mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi banjir yang mungkin meluas.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Pengamat tata kota Yayat Supriyanta menilai banjir Jakarta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga menunjukkan melemahnya sistem pengendalian banjir.
BANJIR yang berulang hampir setiap tahun itu kembali memicu sorotan berbagai pihak, salah satunya terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah ibu kota pada Minggu (8/3) dipicu curah hujan ekstrem.
Temukan jawaban ilmiah mengapa Kemang dan Mampang Prapatan menjadi langganan banjir. Analisis topografi, sejarah, hingga progres normalisasi 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
LALU lintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur (Jaktim), mengalami kemacetan akibat jalan itu terendam banjir setinggi sekitar 10 hingga 20 sentimeter (cm), pada Kamis (22/1) malam.
BANJIR kembali melanda wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian airnya mencapai 125 sentimeter (cm) menyusul status Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.
Pengendalian banjir dengan anggaran Rp3,64 triliun, pengelolaan sampah Rp1,38 triliun, serta pembangunan jembatan dan flyover sebesar Rp289,72 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved