Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Jalan DI Panjaitan Kebanjiran, Kemacetan Panjang, Warga Protes Pemerintah

Media Indonesia
22/1/2026 21:54
Jalan DI Panjaitan Kebanjiran, Kemacetan Panjang, Warga Protes Pemerintah
Kendaraan menerobos banjir yang menggenangi ruas Jalan Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).(MI/Usman Iskandar)

LALU lintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur (Jaktim), mengalami kemacetan akibat jalan itu terendam banjir setinggi sekitar 10 hingga 20 sentimeter (cm), pada Kamis (22/1) malam.

Salah seorang pengemudi ojek online, Iqbal, 30, mengeluhkan kondisi tersebut. Iqbal mengaku sudah dua kali melintasi Jalan DI Panjaitan pada pagi dan malam hari, tetapi genangan air dan kemacetan masih terjadi.

"Ini saya sudah bolak-balik dua kali lewat sini. Pagi sama malam masih banjir dan macet. Jalannya masih pelan-pelan, parah banget," kata Iqbal di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis.

Genangan di Jalan DI Panjaitan dari arah Cililitan tersebut menghambat laju kendaraan, khususnya sepeda motor dari dua arah.

Pengendara sepeda motor terpaksa melaju pelan dan memilih melintas di sisi kanan jalan. Genangan di sisi kiri jalan masih cukup tinggi dan dinilai berisiko bagi kendaraan roda dua.

Bahkan, sejumlah pengendara motor terlihat menuntun kendaraan setelah mengalami mogok akibat mesin kemasukan air. Kondisi ini membuat arus lalu lintas semakin tersendat dan memicu antrean kendaraan.

Genangan air juga terjadi di Jalan DI Panjaitan dari arah Pulogadung, tepatnya di depan akses menuju Stasiun Kereta Cepat. Antrean kendaraan mengular dan menyebabkan kemacetan panjang di Kawasan tersebut.

Pengendara motor yakni Andi, 32, berharap pemerintah segera menangani persoalan banjir agar tidak terus menggenangi jalan utama tersebut karena berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat.

"Pemerintah harus benerinlah ini. Kalau banjir di jalan kan dampaknya ke mana-mana, bukan buat ojol saja, yang naik bus juga kena dampaknya," ujar Andi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan hingga Kamis malam pukul 20.00 WIB banjir sudah merendam 132 rukun tetangga (RT) dan 22 ruas jalan di lima wilayah kota administrasi.

"Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis. Menurut dia, banjir yang tertinggi terjadi di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Data per pukul 20.00 WIB, banjir sudah menggenangi sebanyak 132 RT di Jakarta Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Jakarta Pusat. Selain menggenangi permukiman, kata Yohan, banjir juga menggenangi 22 ruas jalan di lima kota administrasi DKI Jakarta. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya