Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Kondisi ini memicu kemacetan parah hingga 2,7 kilometer yang mengular sampai ke depan gedung Kodam Jayakarta dan kawasan UKI.
Genangan air mulai muncul sekitar pukul 06.00 WIB dan sempat mengalami fluktuasi ketinggian. Akibatnya, kendaraan kecil dilarang melintas di lajur tertentu untuk menghindari risiko mogok, sementara armada Transjakarta dilaporkan mengalami keterlambatan jadwal akibat terjebak antrean panjang.
KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Eko Apriyanto, mengonfirmasi bahwa hingga siang hari air belum sepenuhnya surut di titik-titik krusial.
"Iya (masih tergenang). Belum (surut). Sampai sekarang 60 hingga 70 cm," jelas AKP Eko Apriyanto saat dimintai konfirmasi, Kamis (22/1).
Petugas di lapangan melaporkan bahwa genangan terparah berada di lajur kiri arah Cawang menuju Kebon Nanas. Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan dilaporkan mengalami mati mesin, menambah simpul kepadatan di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian melakukan pengaturan manual di Simpang Cawang untuk mengurai kepadatan. Kendaraan kecil dari arah Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang hendak menuju Kebon Nanas diimbau untuk tidak mengambil jalur lurus melalui underpass yang terendam.
Berikut adalah saran jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Cawang:
"Bukan rekayasa (total). Jadi kita, itu yang dari kolong mobil kecil kita keluarin, jangan sampai lurus, yang lurus busway saja. Iya, underpass. Jadi sebetulnya kalau memang si mobil berani, itu mau lurus silakan. Tapi, kalau nggak mau, kita arahkan ke kiri, jadi sifatnya kita mengimbau saja. Iya, ke MT Haryono, betul," pungkas Eko.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta masih berupaya melakukan penyedotan air di lokasi. Masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca dari BMKG mengingat potensi hujan susulan masih tinggi pada sore hari. (E-4)
SEBANYAK 20 RT di wilayah Jakarta Timur kembali terendam banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung setelah dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu (15/3).
BPBD DKI Jakarta mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 21 RT saat ini pada Senin (27/2/2023) menjadi 24 RT, umumnya berada di kawasan bantaran kali Ciliwung mulai Jaktim hingga Jakbar.
Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, sudah mengerahkan 22 perahu karet di 17 lokasi yang terdampak banjir.
"Kami sudah mengabarkan kepasda semua masyarakat di bantaran sungai untuk waspada. Mudah-mudahan bisa terkendali dengan baik," kata Anies
Banjir yang tadi siang sempat mencapai tiga meter mulai menyusut sejak sore tadi.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Bagi warga yang akan beraktivitas, berikut adalah cara cek banjir Jakarta secara akurat dan real-time, bida dengan JAKI dan memantau IG BPBDDKIJakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved