Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Banjir Cawang Hari Ini: Jl DI Panjaitan Macet Parah, Ini Rute Alternatifnya

Media Indonesia
22/1/2026 22:29
Banjir Cawang Hari Ini: Jl DI Panjaitan Macet Parah, Ini Rute Alternatifnya
Ilustrasi(Dok KCIC)

HUJAN deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Kondisi ini memicu kemacetan parah hingga 2,7 kilometer yang mengular sampai ke depan gedung Kodam Jayakarta dan kawasan UKI.

Genangan air mulai muncul sekitar pukul 06.00 WIB dan sempat mengalami fluktuasi ketinggian. Akibatnya, kendaraan kecil dilarang melintas di lajur tertentu untuk menghindari risiko mogok, sementara armada Transjakarta dilaporkan mengalami keterlambatan jadwal akibat terjebak antrean panjang.

Kondisi Terkini dan Ketinggian Air

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Eko Apriyanto, mengonfirmasi bahwa hingga siang hari air belum sepenuhnya surut di titik-titik krusial.

"Iya (masih tergenang). Belum (surut). Sampai sekarang 60 hingga 70 cm," jelas AKP Eko Apriyanto saat dimintai konfirmasi, Kamis (22/1).

Petugas di lapangan melaporkan bahwa genangan terparah berada di lajur kiri arah Cawang menuju Kebon Nanas. Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan dilaporkan mengalami mati mesin, menambah simpul kepadatan di lokasi kejadian.

Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Pihak kepolisian melakukan pengaturan manual di Simpang Cawang untuk mengurai kepadatan. Kendaraan kecil dari arah Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang hendak menuju Kebon Nanas diimbau untuk tidak mengambil jalur lurus melalui underpass yang terendam.

Berikut adalah saran jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Cawang:

  • Kendaraan diarahkan berbelok ke kiri menuju arah Jalan MT Haryono.
  • Pengendara dari arah Cililitan dapat menggunakan rute Jalan Dewi Sartika atau Otista.
  • Gunakan jalur tol jika memungkinkan untuk menghindari arteri DI Panjaitan.

"Bukan rekayasa (total). Jadi kita, itu yang dari kolong mobil kecil kita keluarin, jangan sampai lurus, yang lurus busway saja. Iya, underpass. Jadi sebetulnya kalau memang si mobil berani, itu mau lurus silakan. Tapi, kalau nggak mau, kita arahkan ke kiri, jadi sifatnya kita mengimbau saja. Iya, ke MT Haryono, betul," pungkas Eko.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta masih berupaya melakukan penyedotan air di lokasi. Masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca dari BMKG mengingat potensi hujan susulan masih tinggi pada sore hari. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya