Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Banjir Tinggi Lampaui 1 Meter Landa Kampung Melayu Jaktim

Media Indonesia
22/1/2026 20:53
Banjir Tinggi Lampaui 1 Meter Landa Kampung Melayu Jaktim
Seorang pelajar berjalan melintasi banjir yang melanda kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (9/1/2025).(Antara/Fauzan)

BANJIR kembali melanda wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian airnya mencapai 125 sentimeter (cm) menyusul status Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, yang kini berada pada Siaga 3.

"Bendungan Katulampa informasinya sudah Siaga 3. Saat ini ketinggian air di RT 13/RW 04 dilaporkan terus meningkat hingga mencapai 125 cm," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu Sanusi di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (22/1).

Banjir mulai naik sejak sore hari akibat hujan deras dengan durasi yang cukup lama. Pada pukul 16.00 WIB, ketinggian air masih berada di angka 75 cm, tetapi terus meningkat hingga malam hari.

"Curah hujannya deras dan lama. Jam 16.00 sudah 75 cm, lalu naik terus sampai sekarang 125 sentimeter," ujar Sanusi.

Meski kondisi Bendungan Katulampa berstatus siaga 3, hingga kini belum ada warga yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing karena dinilai masih aman.

Sanusi mengingatkan, ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang. "Kalau hujan deras dan lama lagi, air bisa naik lagi," ucap Sanusi.

Sejumlah aparat gabungan dari Satpol PP, Brimob, Samapta, dan Polda Metro Jaya telah melakukan pemantauan dan bersiaga di lokasi banjir. Namun, bantuan logistik maupun evakuasi belum disalurkan hingga saat ini.

Dalam peristiwa ini, satu orang lanjut usia yang dalam kondisi sakit sempat dievakuasi ke lantai dua rumahnya untuk menghindari risiko yang lebih besar. Warga Kampung Melayu diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan seiring status siaga 3 Katulampa, serta memantau perkembangan cuaca dan debit air di wilayah tersebut. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya