Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan membentuk Lembaga Adat Betawi. Adapun rencana tersebut merupakan aspirasi masyarakat Betawi sejak tahun lalu.
Hal itu ditegaskan oleh Budayawan sekaligus sastrawan Betawi Yahya Andi Saputra. Ia menyatakan bahwa masyarakat telah melalui proses panjang dalam menyusun naskah akademik dan rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai lembaga tersebut sejak tahun lalu.
“Yang mau membuat Lembaga Adat Betawi bukan keinginan gubernur, tapi keinginan masyarakat Betawi pada umumnya,” kata Yahya saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (25/6).
“Masyarakat sudah berembuk membuat studi akademik dan menyusun raperda sejak tahun lalu. Kami hanya meminta kepada gubernur untuk segera menindaklanjutinya dalam bentuk perundang-undangan," imbuh Yahya.
Meski demikian, proses pengesahan raperda belum rampung. Menurut Yahya, masih dibutuhkan pendekatan dan pembahasan lebih lanjut dengan berbagai pihak, termasuk DPRD DKI Jakarta.
“Karena ini memerlukan kajian yang lebih komprehensif, maka masih dilakukan lobi-lobi ke berbagai pihak, terutama ke DPRD. Masih dalam mekanisme mencapai kesamaan frekuensi,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa proses pembentukan lembaga ini sudah melibatkan seluruh elemen masyarakat Betawi. Menurutnya, sudah tidak ada perbedaan pandangan yang berarti.
“Semua elemen masyarakat sudah dilibatkan pada proses itu. Jadi dari sisi masyarakat Betawi, sudah enggak ada silang pengertian atau pendapat. Semua udah akur dan mufakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, meskipun diakui masih ada sebagian pihak yang belum puas akan hal itu, Yahya menegaskan bahwa secara prinsip seluruh ormas Betawi telah memahami urgensi pembentukan Lembaga Adat Betawi.
“Ormas sudah sepakat dan memahami kepentingan lembaga adat. Tentu aja masih ada yang kurang puas, tapi prinsipnya sudah pada jalur yang sama,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.
Hal itu ia ungkap saat menghadiri acara Sarasehan III Kaukus Muda Betawi yang mengusung tema ‘Menyongsong 498 Tahun Kota Jakarta dan Lembaga Adat Masyarakat Betawi Tahun 2025’.
“Saya sangat berkomitmen. Perda Pemajuan Kebudayaan Betawi saya jadikan prioritas di tahun ini,” ujar Khoirudin di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Senin (2/6).
Karena itu, ia berharap eksekutif dalam hal ini Dinas Kebudayaan DKI, Biro Hukum, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait segera melampirkan draf atau naskah akademik (NA) kepada DPRD.
Dengan begitu, maka revisi Perda terkait Kebudayaan Betawi bisa segera dibahas oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan disahkan sebagai alas hukum yang kuat dalam melaksanakan ataupun mengatur tentang Kebudayaan Betawi.
“Prosesnya akan kami lakukan di DPRD, tentu draftnya menunggu eksekutif. Lalu kita masukan dalam Bamus untuk diagendakan dan dibahas Bapemperda bersama seluruh praktisi, tokoh masyarakat, serta stakeholder terkait Kebudayaan Betawi,” ungkap Khoirudin. (Far/P-2)
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Kehadiran lift di JPO Sarinah dianggap sebagai solusi konkret untuk memitigasi risiko keselamatan bagi pengguna kursi roda di kawasan padat lalu lintas.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
Wakil Gubernur DKI Rano Karno apresiasi tradisi "Andilan Kebo" yang masih eksis. Simak sejarah dan filosofi gotong royong warga Betawi dalam patungan daging Lebaran di sini.
Paket menginap di Hotel Ciputra Jakarta ini termasuk menginap di kamar Deluxe Premium yang luas dan nyaman serta sarapan untuk dua orang.
Sebagai bentuk penghormatan, Aryaduta Menteng juga menghadirkan benang merah tema ini dalam sajian kuliner unggulan “Gabus Pitung”, menu khas JP Bistro yang kaya rempah.
BETAWI ialah sebuah agregat. Ia diceritakan dengan sangat apik pada sebuah Sabtu di halaman Sekolah Kanisius, Menteng, Jakarta.
Parade ondel-ondel tersebut digelar sebagai peringatan berdirinya lokasi tersebut sebagai pusat edukasi budaya Betawi di Jakarta.
StudioRenang.com resmi membuka cabang terbarunya di Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (15/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved