Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah modernitas Jakarta, tradisi leluhur masyarakat Betawi bernama "Andilan Kebo" terbukti masih terjaga. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut tradisi ini bukan sekadar ritual memotong hewan, melainkan pengingat pentingnya menjaga identitas budaya dan semangat gotong royong di kota metropolitan.
“Dengan semangat kebersamaan melalui 'Andilan Kebo' ini, saya jujur agak terkejut. Ternyata di Jakarta masih ada kegiatan seperti ini. Saya jadi ingat masa kecil saya di Kemayoran, ketika masyarakat saling berbagi sesuai kemampuan,” kata Rano di Jakarta, Kamis (19/3).
"Andilan Kebo" secara harfiah berarti patungan untuk membeli hewan ternak (kerbau atau sapi) yang kemudian hasilnya dibagikan kepada warga. Uniknya, besaran kontribusi tidak dipatok rata, melainkan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing warga. Hal inilah yang dinilai mencerminkan nilai keadilan yang nyata.
Meski mulai langka, tradisi ini terpantau masih dijalankan oleh masyarakat Betawi di beberapa wilayah, seperti Kedoya (Jakarta Barat) dan Pondok Ranggon (Jakarta Timur).
Dikutip dari Harian Media Indonesia edisi 3 Agustus 2013, tradisi ini biasanya dilakukan dua hari sebelum Idul Fitri. Uang iuran dikumpulkan secara bertahap melalui pertemuan warga atau pengajian, mulai dari iuran mingguan hingga bulanan.
Setelah dana terkumpul, warga akan membeli seekor kerbau, biasanya sebulan sebelum puasa, untuk kemudian dipelihara agar kondisinya sehat dan gemuk saat hari pemotongan tiba.
"Waktu pemotongan kerbau pada 90-an, kebetulan saya pernah mimpin acara motong kebo andilan. Kulit biasanya untuk tukang potong dan bagian kepala untuk saya," aku Umar Adria, seorang sesepuh di wilayah Kedoya, Jakarta Barat.
Dalam budaya Betawi, bagian kepala kerbau memiliki simbolisme tinggi. Dahulu, bagian ini diperuntukkan bagi sosok yang paling dihormati atau tuan tanah. Namun, saat ini penentuannya dilakukan melalui musyawarah.
"Dulu, Kebon Jeruk, Daan Mogot, dan Pejompongan masih berupa kampung-kampung sehingga banyak komunitas Betawi. Sosok yang dituakan biasanya para haji. Kalau di luar Betawi seperti kepala adat," ujar Umar menjelaskan pergeseran sosial di Jakarta.
Setelah pemotongan selesai, seluruh elemen warga berbagi peran. Kaum pria membersihkan daging, anak muda menyiapkan perlengkapan, sementara kaum ibu mengolah daging menjadi masakan khas seperti semur dan pindang daging.
"Kalau sudah begitu, wah sangat terasa kebersamaannya," sambung Umar. Melalui tradisi ini, masyarakat Betawi tidak hanya berbagi hidangan lezat di hari raya, tetapi juga merawat rasa syukur kepada Tuhan serta mempererat tali persaudaraan antar-tetangga.
(Ant/P-4)
Fleksibilitas waktu tetap dijaga sesuai dengan dinamika hasil isbat.
Baru pulang umrah, Wagub Jakarta Rano Karno ceritakan kondisi Mekah yang aman namun 38 ribu jemaah RI tertahan akibat kendala penerbangan transit di Timur Tengah.
Wagub DKI Rano Karno meminta warga memaklumi maraknya jukir liar di Tanah Abang saat awal Ramadan. Polisi sebelumnya menangkap 8 pelaku pungli parkir hingga Rp100 ribu.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan tidak akan menoleransi aksi sweeping restoran selama Ramadan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno optimistis praktik parkir liar di kawasan Tanah Abang yang sempat mematok tarif hingga Rp100.000 akan segera tertib dalam waktu dekat.
Pengenalan proses pembuatan, sejarah, dan filosofi rempahnya dapat mengajak generasi muda memahami dan menghargai kekayaan kuliner Nusantara.
Festival budaya menjadi salah satu cara sekolah menanamkan nilai akhlak melalui aktivitas seni, tradisi, dan interaksi sosial.
Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Yasuhide Nakayama mengatakan negosiasi dengan kelompok Islamic State (IS) mengalami jalan buntu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved