Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gelar Betawi Culture Festival, TK Islam Alazka Tumbuhkan Cinta Budaya

Syarief Oebaidillah
06/12/2025 21:22
Gelar Betawi Culture Festival, TK Islam Alazka Tumbuhkan Cinta Budaya
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SUASANA meriah khas  tradisi Betawi mewarnai GAFOY – La Piazza Kelapa Gading,Jakarta, pada Jumat (5/12/2025) manakala TK Islam Alazka (Al-Azhar Kelapa Gading) menggelar Betawi Culture Festival, pentas budaya daerah dengan tema “Islamic Values and Tradition for a Strong Betawi Character.”

Sebanyak 113 siswa tampil  dalam rangkaian pertunjukan seni budaya yang dikemas untuk menanamkan karakter, kepercayaan diri, kreativitas, serta kecintaan terhadap identitas budaya Betawi sejak usia dini.

Festival tahun ini menjadi istimewa karena Betawi Culture Festival hadir dengan konsep yang lebih kuat dan berdampak. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan budaya Betawi melalui penampilan siswa, tapi
juga menempatkan pelestarian budaya sebagai gerakan nyata lewat program charity penggalangan dana dari karya siswa, yang seluruh hasilnya didedikasikan untuk seniman Betawi di Jakarta Utara. 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan dukungan melalui kehadiran Dya Perwita Kusuma, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara yang dalam kesempatan ini mewakili Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno,  sebagai representasi dukungan pemerintah dalam upaya pelestarian budaya melalui pendidikan sejak usia dini.

Sebagai agenda rutin sekolah, Pentas Budaya TK Islam Alazka berkembang dengan skala yang lebih luas melalui Betawi Culture Festival, mengusung pendekatan yang menghadirkan pengalaman budaya yang utuh bagi siswa sekaligus masyarakat.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang berlangsung di dalam lingkungan sekolah, tahun ini festival digelar di ruang publik GAFOY – La Piazza Kelapa Gading, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman tampil yang lebih autentik di hadapan masyarakat luas. 

Selain meningkatkan kepercayaan diri, konsep ini dirancang untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal sekaligus menanamkan kepedulian sosial sejak dini melalui aksi berbagi bagi pelestarian seni dan budaya Betawi.

Melalui keterangannya,Ketua BPPS TK Islam Alazka, Vanni Adriani Puspanegara, S.Sos, menegaskan penyelenggaraan Festival Betawi Culture memiliki nilai pembelajaran yang lebih besar dibanding sekadar pentas seni.

“Pentas Budaya bukan hanya ruang ekspresi, juga sarana agar anak-anak belajar berbagi, mengenal, dan mencintai budaya bangsanya. Ketika rasa bangga terhadap budaya tertanam sejak dini, identitas diri mereka akan semakin kuat,” ujarnya. Ia berharap kegiatan pelestarian budaya sejak usia dini ini menjadi praktik baik yang terus berlanjut demi memperkuat identitas kebudayaan generasi mendatang.

Berbagai atraksi budaya tampil bergantian, mulai dari Palang Pintu, Marawis, Tari Kembang Jatoh, hingga ragam tarian Betawi yang dibawakan  seluruh kelompok siswa. Tak hanya pertunjukan, festival juga menyajikan pameran karya kreatif berbahan recycle serta presentasi Eco Brick, sebagai bentuk penguatan kepedulian lingkungan. 

Dukungan bagi Seniman Betawi

Program Charity for Cultural Artist menjadi bagian penting even ini yang menunjukkan dukungan TK Islam Alazka terhadap keberlangsungan seniman Betawi di tengah arus budaya modern.

Di tengah kemeriahan acara, Kepala Sekolah TK Islam Alazka, Ibu Hasna Rusliyah, S.Pd.I, menegaskan bahwa pendidikan karakter di usia dini harus berjalan secara holistik bukan hanya di kelas, juga melalui pengalaman langsung yang relevan dengan kehidupan anak. Festival budaya menjadi salah satu cara sekolah menanamkan nilai akhlak melalui aktivitas seni, tradisi, dan interaksi sosial.

Antusiasme orang tua dan masyarakat turut menjadi bukti bahwa Betawi Culture Festival memberikan dampak positif dalam membangun kepercayaan diri peserta didik sekaligus mempererat hubungan sekolah dan keluarga. 
Kehadiran penonton di area GAFOY – La Piazza menjadikan acara ini bukan hanya panggung siswa, melainkan juga ruang apresiasi budaya bagi masyarakat luas.

Pada kesempatan  sama, Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading,  Irsan Nurfaqih Sjamhudi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pendidikan Islam idealnya tidak hanya menanamkan aspek kognitif saja juga berakar pada budaya daerah agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kuat identitasnya, berakhlak, dan berkarakter. 

Irsan Nurfaqih menambahkan bahwa kegiatan charity melalui karya siswa TK Islam Alazka dalam festival ini menjadi sarana penting untuk melatih kepekaan sosial dan semangat berbagi sejak usia dini.

Dengan konsep kolaborasi yang melibatkan sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan pelaku seni Betawi, Betawi Culture Festival menegaskan positioning TK Islam Alazhar Kelapa Gading sebagai lembaga pendidikan Islam unggulan yang konsisten memadukan pendidikan modern dengan pelestarian nilai budaya nusantara. Festival ini diharapkan menjadi agenda budaya tahunan yang terus menginspirasi generasi muda untuk bangga menjadi bagian dari budaya Betawi. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya