Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih menyelidiki penyebab kebakaran besar yang melanda kawasan padat penduduk Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (6/6). Meskipun penyebab pasti belum diketahui, situasi di lokasi mulai kondusif berkat sinergi antara kepolisian, dinas pemadam kebakaran, dan unsur pemerintahan setempat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area kebakaran tanpa izin. Langkah ini bertujuan menjaga keselamatan warga serta memperlancar proses evakuasi dan distribusi bantuan.
"Warga juga diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kebingungan atau kepanikan," kata Ade Ary dikutip Antara, Sabtu (7/6).
Ia juga mengajak masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk melakukannya melalui posko-posko resmi yang telah dibentuk oleh aparat dan pemerintah setempat.
"Jadi bantuan sampai tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan," ucapnya
Polda Metro Jaya mengerahkan personel ke kawasan terdampak, terutama di Kampung Sawah RT 17/RW 04, untuk melakukan penyisiran, mengamankan lingkungan, serta mengawal distribusi logistik bagi para pengungsi.
"Tujuannya untuk memastikan keamanan lingkungan sekaligus mengawal proses pendistribusian bantuan logistik," kata Ade Ary.
Petugas di lapangan juga membantu mendirikan tenda-tenda darurat serta menjaga ketertiban di titik distribusi bantuan.
Data sementara menunjukkan bahwa sekitar 1.608 warga telah dievakuasi ke pos pengungsian akibat kebakaran yang menghanguskan sekitar 500 rumah dan berdampak pada 480 kepala keluarga (KK) serta 2.000 jiwa.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa api melahap bangunan semi permanen di atas lahan seluas tiga hektare (30.000 m²).
Bangunan yang terbakar mayoritas adalah rumah panggung berbahan material mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menyebar ke area sekitarnya. (Ant/P-4)
Sebanyak 22 orang meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda gedung Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).
Kobaran api melanda kompleks Apartemen City Park yang berlokasi di Jalan Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (19/8).
Kepolisian masih terus mendalami penyebab kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (6/6).
TIM Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat
POLISI menegaskan belum ada yang ditahan atas insiden kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat
Alfin Maksalmina Windian, warga Cibubur yang hilang sejak 11 Maret, ditemukan tewas terkubur sedalam 3 meter di Cikeas. Kasus kini ditarik Polda Metro Jaya.
Tragis! Alfin Maksalmina Windian (28) ditemukan tewas terkubur sedalam tiga meter di Cikeas setelah hilang selama dua pekan. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan Fortuner vs Agya di Tol Andara. Pengemudi Fortuner diduga ugal-ugalan dan menyalip lewat bahu jalan hingga mobil terguling.
Sebuah mobil taksi daring bernomor polisi B-1276-UNT tercebur ke kolam Bundaran HI pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Polisi menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved