Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SANDY Yogatama, 21 pegawai minimarket tewas setelah mendapat sejumlah luka tusukan di gudang Indomaret Jalan Pecenongan Raya, 54, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/9) dini hari.
“Benar ada satu petugas Indomaret yang dianiaya hingga meninggal. Korban mengalami sejumlah luka tusukan ditubuhnya, seperti di jantung, punggung dan kaki,” kata Kapolsek Metro Gambir Komisaris Jamalinus Nababan, saat dihubungi medcom.id, Selasa (10/9).
Jamalinus mengatakan bahwa dari keterangan salah satu saksi mengatakan sempat melihat pelaku dan korban datang ke toko, kemudian masuk ke gudang sekitar pukul 01.51 WIB. Sekitar pukul 02.45 WIB saksi mendengar adanya teriakan dari arah gudang.
Baca juga : Usai Ngamar dengan Wanita, Pria Ini Ditemukan Tewas di Hotel Jakpus
“Mendengar teriakan saksi pun langsung masuk ke dalam gudang. Saat itu saksi melihat korban sudah dalam keadaan tengkurap dengan banyak darah dan pelaku memegang pisau,” ucapnya.
Jamalinus mengatakan bahwa pelaku sempat mengejar saksi. Lantaran takut diserang, saksi pun berlari keluar toko dan meminta pertolongan. “Pelaku sudah kita amankan atas nama Sepakat Zega, 25. Saat ini juga petugas sedang mendalami motif dari kasus penganiayan tersebut,” tutupnya.
Jamalinus mengatakan bahwa pelaku diketahui merupakan mantan rekan korban. Diketahui pelaku lima hari sebelum kejadian dimutasi ke toko lain. “Kalau motif masih kami dalami, pelaku masih kami periksa. Nanti akan kita beritahu setelah petugas memeriksa pelaku,” tutupnya. (J-2)
Video berdurasi 1:14 menit itu viral dan mendapat banyak tanggapan di media sosial. Bahkan, dalam pengakuannya, ia juga meminta maaf kepada pihak minimarket yang dijarahnya.
Korban lebih dulu memukul dan menendang hingga pelaku terjatuh, namun saat itu pelaku sudah menggenggam pisau.
PEGAWAI minimarket berinisial A, 23, di Jatiuwung, Kota Tangerang, melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak laki-laki berusia 11 tahun di toilet minimarket.
POLISI menangkap seorang pegawai minimarket berinisial A, 23, karena diduga melakukan perbuatan pencabulan terhadapĀ anak laki-laki berusia 11 tahun di toilet minimarket di Tangerang.
Gerai pertama minimarket di hunian ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal tahun 2025.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
KASUS pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Maman Suherman, sudah berhasil diuangkap oleh kepolisian
KASUS pembunuhan MAHM (9), anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Maman Suherman, akhirnya terkuak. Ini tujuh fakta tentang kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved