Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN elpiji subsidi 3 kilogram di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan warga. Hal itu disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan saat meninjau lapangan dan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan resmi dan toko kelontong.
"Dari sisi stok dan suplai di pangkalan elpiji 3 kg sangat aman sehingga yang menjadi fokus pengecekan hari ini adalah memastikan penyaluran di rantai terakhir distribusi ini sampai ke masyarakat serta memonitor pencatatan transaksi elpiji 3 kg di pangkalan apakah sudahsecara digital," kata Riva dalam keterangan di Jakarta, Jumat (6/9).
Dia menyampaikan, sebagai bagian dari komitmen untuk memenuhi kebutuhan energi termasuk elpiji 3 kg bagi masyarakat dan memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan berkala ke lapangan.
Baca juga : Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, YLKI : Terapkan Distribusi Tertutup Agar Tepat Sasaran
Pangkalan elpiji 3 kg yang dikunjungi diantaranya Pangkalan Tegal Rotan, Pangkalan Pipin A, Toko kelontong Rotan Raya dan Toko kelontong Hutajulu di Kecamatan Ciputat, Tangerang. Keempatnya terpantau memiliki stok yang cukup.
Lebih lanjut Riva mengatakan peninjauan ke pangkalan elpiji3 kg merupakan kegiatan rutin Pertamina Patra Niaga. "Selain memastikan stok dan distribusi kami juga memastikan pangkalan menjual elpiji 3 Kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat serta pengecekan harga di level pengecer."
Ia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus meningkatkan pengawasan dan penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi agartepat sasaran. "Apabila masyarakat masih menemukan harga yang tidak wajar ataupun informasi lebih lanjut mengenai program subsidi tepat dan layanan produk Pertamina masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135," jelas Riva.
Baca juga : Gas Melon Mahal dan Langka, DPR Minta Pertamina Atasi Masalah Distribusi
Dalam peninjauan, Riva turut didampingi Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang dan perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangerang Selatan sebagai bentuk koordinasi dan kolaborasi melakukan sinergi pengawasan pendistribusian elpiji 3 kg.
"Selain itu meninjau pelaksanaan transaksi digital elpiji 3 kg melalui Merchant App Pertamina (MAP) di pangkalan," kataRiva.
Pipin, salah satu pemilik pangkalan yang dikunjungi mengatakan bahwa untuk program pendataan di tahap awal pihaknya meminta identitas KTP setiap warga atau konsumen yang membeli elpiji 3 kg.
Selanjutnya, Pipin lalu melakukan pengecekan apakah Nomor Induk Kependudukan (NIK) pelanggan tersebut sudah terdaftar atau belum. "Jika belum terdaftar, kami akan mintakan Kartu Keluarga (KK) pelanggan," kata Pipin. (Ant/J-2)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong.
Memasuki tahun baru 2026, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat.
Tumpukan sampah masih berserakan di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang mengeluh bau menyengat, lalat, dan omzet penjualan menurun.
Peluncuran ini diharapkan dapat memperkenalkan minuman ini ke pasar lebih besar dan meningkatkan daya saing pasar minuman sehat yang terus berkembang.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan kompetisi yang semakin tajam, efisiensi dan kecepatan distribusi kini menjadi faktor penentu daya saing industri FMCG.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kerja sama ini membantu pelaku usaha online untuk dapat mendistribusikan produknya secara lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved