Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setiap harinya, program ini menjangkau sebanyak 1.142 siswa.
Kepala sekolah SMP Negeri 1 Tamansari, Ermaini mengatakan bahwa menu MBG yang diberikan kepada siswa cukup variatif dan disesuaikan dengan selera anak-anak, sehingga mereka tetap antusias mengikuti program tersebut.
"Kita mendapatkan MBG ini setiap harinya untuk 1.114 siswa. Makanannya cukup variatif karena tidak sama setiap harinya. Jadi berbeda-beda," kata Ermaini saat ditemui di lokasi, Selasa (16/12).
Menurutnya, menu ayam menjadi salah satu yang paling diminati siswa. Namun, pengolahannya tidak monoton.
Ermaini juga menambahkan, SPPG Mutiara Keraton Bogor juga terbuka terhadap masukan dari siswa. Jika anak-anak mulai bosan dengan menu tertentu, permintaan dapat disampaikan langsung.
"SPPG cukup mengakomodir apa yang diinginkan anak. Misalnya anak sudah bosan, mereka kirim surat melalui rantang minta dikirim kebab, atau hamburger. Dan itu dikirim," jelasnya.
Sementara itu, terkait distribusi, Ermaini mengakui sempat ada kendala pada hari pertama pelaksanaan karena pihak sekolah masih menyesuaikan pola pembagian. Namun setelah dilakukan evaluasi, distribusi MBG berjalan sesuai harapan.
"Pada awal datang pertama kali memang kita cukup repot dalam pendistribusian karena belum tahu polanya. Tapi hari kedua kita evaluasi, dan sampai sekarang berjalan sesuai yang kita harapkan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, makanan MBG biasanya tiba di sekolah sekitar pukul 06.30 WIB, bersamaan dengan kedatangan siswa. Makanan kemudian dikumpulkan dan dipisahkan berdasarkan jenjang kelas.
"Setelah kegiatan pembiasaan di sekolah, sekitar jam 08.00 WIB, petugas piket masing-masing kelas mengambil makanan dan menyimpannya di kelas. Lalu saat jam istirahat sekitar jam 10.00 WIB, makanan dikonsumsi siswa dengan pendampingan guru," tutur Ermaini.
Lebih lanjut, Ermaini mengungkapkan, dalam pelaksanaan MBG, masih terdapat sisa makanan dari sebagian siswa. Ada juga siswa yang membawa pulang makanan tersebut.
Kendati demikian, pihak sekolah juga memiliki sistem pengelolaan sisa makanan yang terorganisasi. Sisa makanan dipilah oleh petugas sekolah.
Pengelolaan sisa makanan MBG itu untuk mendukung program budidaya maggot yang telah lebih dulu dijalankan sekolah sebagai upaya pengurangan sampah.
"Kalau sisa yang masih bagus dan belum disentuh anak, kita pisahkan dan bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kalau yang sudah bekas makan anak, kita jadikan pakan maggot," jelasnya.
Ia menegaskan, melalui pengelolaan ini, tidak akan ada makanan yang terbuang sia-sia dan seluruh rangkaian program MBG memberikan manfaat berkelanjutan bagi sekolah maupun lingkungan sekitar.
"Artinya setelah dimakan anak-anak, ada proses pemilahan dulu. Tidak ada yang terbuang," pungkasnya. (Fik/M-3)
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen merespons isu dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kabupaten Kudus.
Kemasan aseptik melindungi susu dari paparan cahaya, udara, dan mikroorganisme, sehingga produk dapat memiliki masa simpan lebih panjang tanpa bahan pengawet.
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
DI retret Hambalang, Presiden Prabowo Subianto menuturkan, program MBG menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah untuk menjawab persoalan gizi anak dan kemiskinan struktural.
Pemerintah memastikan langkah evaluasi bersama OJK dan BEI segera dilakukan untuk merespons tekanan IHSG.
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Kemenimipas melakukan evaluasi atas sejumlah kendala yang masih dihadapi sepanjang 2025, baik dalam aspek pelayanan, koordinasi, maupun adaptasi kelembagaan.
TKA pada akhirnya bukan sekadar instrumen teknis melainkan fondasi moral untuk memastikan setiap anak Indonesia dinilai dengan ukuran yang setara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved