Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan data statistik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hingga saat ini. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa meski terdapat laporan mengenai gangguan kesehatan atau keracunan MBG, jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan total porsi yang telah disalurkan secara nasional.
Berdasarkan data yang ia terima, Presiden Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menyalurkan sebanyak 4,5 miliar porsi makanan. Dari jumlah tersebut, tercatat sekitar 28.000 penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan seperti sakit perut atau gejala keracunan.
"28.000 dari 4,5 miliar itu kalau tidak salah adalah 0,0006 persen. Artinya tingkat keberhasilannya mencapai 99,9994 persen. Itu kalau statistik ya, itu kan dibulatkan ke atas. Berarti apa? 99,999 itu berhasil itu," ujar Presiden Prabowo saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Presiden Prabowo mengatakan angka gangguan kesehatan pada program MBG di Indonesia lebih rendah dibandingkan pencapaian negara-negara maju.
"Saya dapat laporan dua hari yang lalu, statistik kita sampai hari ini insyaAllah lebih baik dari Jepang dan lebih baik dari Eropa. Namun, kita tidak boleh sombong dan petantang-petenteng. Kesombongan adalah awal dari kehancuran," tegasnya.
Meski demikian, Presiden Prabowo tetap menginstruksikan jajarannya untuk memverifikasi data secara ketat dan terus berupaya menekan angka keracunan hingga seminimal mungkin. Ia mengingatkan para pelaksana program untuk tetap rendah hati meski program ini sering dihujat atau difitnah oleh berbagai pihak.
"Semakin berisi semakin menunduk, itu ilmu padi nenek moyang kita. Itu ilmu pendekar. Pendekar yang benar itu semakin kuat semakin rendah hati. Semakin dihujat, semakin difitnah, kita harus tetap tegar dan senyum," kata Presiden Prabowo. (H-3)
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
WAKIL Kepala BGN bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal bukan dirancang sebagai program bisnis
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang meminta para kepala daerah ikut mengawasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan warga tidak akan dipolisikan jika mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tak layak ke medsos, asal faktual. Cek bujetnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sebanyak 60,2 juta orang penerima manfaat.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KEPALA BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpesan agar seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fokus pada peningkatan SPPG
PRESDIEN Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis atau MBG tak akan dihentikan meski mendapat kritik terkait besarnya kebutuhan anggaran di tengah tekanan fiskal.
Prabowo menyatakan penindakan dilakukan secara tegas terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.
Dia menyebut Program MBG akan kembali disalurkan kepada para penerima per 31 Maret 2026.
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved