Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG

Naufal Zuhdi
31/1/2026 22:14
Perkuat Kemandirian Pangan, Wamenkop Ajak Koppontren Masuk Rantai Pasok MBG
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah.(Dok. Humas Kementerian Koperasi)

WAKIL Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melanjutkan kunjungan kerja di Sumatra Utara dengan mengunjungi Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren (KSBP) Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Medan, Jumat (30/1).

Ia mengapresiasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar dapat berperan sebagai penyerap produk-produk hasil bumi dan olahan dari warga dan bahkan pesantren di sekitarnya. Adapun beberapa produk yang menjadi unggulan Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar antara lain beras, bawang merah, minyak goreng, hingga air minum dalam kemasan.

"Saya sangat senang karena produk yang dijual di sini merupakan hasil menanam sendiri dan bisa memberdayakan pesantren," kata Farida dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (31/1).

Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi ini menyuplai kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Kautsar Al-Akbar, yang melayani sebanyak 3.650 penerima manfaat.

Selain itu, dirinya juga mendorong agar Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar untuk menjadi pusat distribusi atau distribution center (DC) bagi produk-produk milik pondok pesantren di sekitar Kota Medan. Ia pun menyarankan agar pengurus Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar dapat belajar dari koperasi pondok pesantren yang telah memainkan peran sebagai pusat distributor.

Selain itu, Farida juga meminta agar produk-produk yang dijual oleh Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, dapat turut dijual di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

"Produk-produk koperasi pesantren bisa disuplai ke seluruh Kopdes Merah Putih. Minimal ada di seluruh desa di Sumatra Utara, sebelum menyebar ke seluruh Indonesia," pungkasnya. (Fal/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya