Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Stasiun Gambir menjelang kirab pengembalian duplikat bendera Merah Putih dan naskah Proklamasi dari Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (31/8/2024) siang.
"Kepada masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan tersebut dan mencari rute alternatif lain guna menghindari kepadatan lalu lintas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam di Jakarta, Sabtu (31/8/2024).
Ade mengatakan pengamanan kedatangan duplikat bendera Sang Saka Merah Putih dan salinan Naskah Proklamasi dari IKN, Kalimantan Timur, menuju Monas siap dilaksanakan pada Sabtu.
Baca juga : Soal Monas, Golkar Minta Anies Jangan Merasa Paling Benar
Rangkaian kirab pengembalian duplikat bendera Merah Putih itu diperkirakan dimulai pukul 13.00 WIB dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk kemudian menuju Monas.
Sebanyak 40 personel gabungan dari TNI, Polri hingga Satpol PP dikerahkan untuk pengamanan di area Monas.
Kepolisian juga masih melihat kondisi di lapangan terkait pengalihan lalu lintas saat pengembalian duplikat bendera dan naskah Proklamasi berlangsung. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional melihat eskalasi di lapangan," kata Ade.
Baca juga : KPK Minta PSI Lengkapi Laporan Soal Proyek Revitalisasi Monas
Adapun prosesi kirab pengembalian duplikat bendera dan naskah Proklamasi dari IKN ke Monumen Nasional (Monas) bisa disaksikan masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB.
Selain rangkaian kirab, ada berbagai panggung hiburan yang hadir di berbagai titik di sekitar kawasan Monas. Ada tiga panggung hiburan yang disediakan, yakni di kawasan Patung Kuda, di Jalan Medan Merdeka Selatan dan di Pintu Silang Tenggara Monas atau di depan Kedutaan AS.
Rute kirab pengembalian duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi di Jakarta dimulai dari Bandara Halim Perdana Kusuma melewati kawasan Cawang, Simpang Susun Semanggi lalu lanjut ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Baca juga : Dua Korban Ledakan di Monas Dirawat di RS Gatot Subroto
Selanjutnya, kirab melewati kawasan Sarinah Thamrin, terus ke arah Patung Kuda menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan masuk Monas lewat Pintu Silang Tenggara Monas atau Pintu Gambir.
Kemudian, iring-iringan kirab menuju sisi Timur Monas untuk kemudian dikembalikan ke tempat penyimpanan bendera pusaka di Cawan Monas.
Sebelumnya, duplikat bendera pusaka dan naskah proklamasi tersebut telah digunakan pada upacara kenegaraan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN pada 17 Agustus 2024.
Untuk pertama kalinya, benda bersejarah milik negara tersebut digunakan dalam prosesi resmi kenegaraan di luar Ibu Kota Jakarta. Setelah upacara di IKN selesai, duplikat bendera dan naskah proklamasi harus dipulangkan lagi ke tempat penyimpanannya di Monas. (Ant/P-3)
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan Richard Lee untuk mendalami keterangan tambahan.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus perlindungan bagi generasi muda dari praktik investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.
Polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini, status terlapor masih dalam tahap penyelidikan.
Banjir rob yang terjadi sejak kemarin hingga hari ini berdampak pada tujuh RT di wilayahnya.
Selain menjadi satu-satunya akses, jembatan itu telah lama miring dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
BANJIR di Kota Semarang semakin meluas hingga 24 kelurahan di lima kecamatan. Adapun jumlah warga terdampak meningkat dari sebelumnya 38 ribu jiwa menjadi 63.450 jiwa
Kasus pemukulan oleh aparat terhadap warga sipil harus diberi efek jera.
Aksi solidaritas ini menjadi gambaran bahwa masyarakat dan aparat memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga ketertiban dan menciptakan kedamaian.
Bangsa Indonesia harus kembali mengingat semangat Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan keberagaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved