Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR rob yang kembali melanda kawasan pesisir Jakarta, Jumat (5/12), tidak hanya mengganggu aktivitas warga Kampung Bidara, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, tetapi juga menyoroti buruknya kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Di tengah banjir yang sudah dua hari merendam pemukiman, warga justru harus mengandalkan sebuah jembatan miring sebagai satu-satunya akses keluar-masuk kampung.
Sejumlah murid terpaksa menerjang banjir saat pulang sekolah karena tak ada jalur alternatif. Kondisi itu membuat warga semakin cemas.
Marsiah, salah satu warga, mengaku kekhawatiran terbesar bukan hanya soal banjir, melainkan jembatan yang kondisinya sudah lama tidak layak. “Terganggu banget. Jembatan itu jalan utama. Kalau bisa cepat diperbaiki,” ujarnya.
Ia menilai kondisi jembatan yang miring dan retak dapat menjadi ancaman keselamatan, terlebih bagi anak-anak yang setiap hari melintasinya. “Kasihan kalau bocah lewat. Takut kecebur,” katanya.
Ketua RT 007/RW 01, Muhammad, mengatakan banjir rob kali ini lebih tinggi dari biasanya. Ketinggian air di dalam rumah warga bisa mencapai 50–60 sentimeter dan berdampak pada sekitar 60 kepala keluarga atau 300 jiwa.
“Sampai jalanan semua terendam. Kalau masuk rumah itu sudah sedengkul,” ungkapnya.
Muhammad membenarkan kondisi jembatan yang digunakan warga sudah mengkhawatirkan. Selain menjadi satu-satunya akses, jembatan itu telah lama miring dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
“Ini akses anak-anak sekolah. Kondisinya sangat memprihatinkan. Kami khawatir kalau terus dibiarkan,” tuturnya.
Kondisi tersebut menambah daftar pekerjaan rumah penanganan infrastruktur pesisir Jakarta yang rentan terdampak rob. Warga berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk memastikan keselamatan dan mobilitas mereka tetap terjaga. (MGN/P-2)
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Banjir rob yang terjadi sejak kemarin hingga hari ini berdampak pada tujuh RT di wilayahnya.
BANJIR di Kota Semarang semakin meluas hingga 24 kelurahan di lima kecamatan. Adapun jumlah warga terdampak meningkat dari sebelumnya 38 ribu jiwa menjadi 63.450 jiwa
Kasus pemukulan oleh aparat terhadap warga sipil harus diberi efek jera.
Aksi solidaritas ini menjadi gambaran bahwa masyarakat dan aparat memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga ketertiban dan menciptakan kedamaian.
Bangsa Indonesia harus kembali mengingat semangat Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan keberagaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved