Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Metro Jakarta Selatan menyelidiki dugaan kasus perusakan mobil jurnalis Tempo berinisial HA di tengah Jalan Patimura menuju Jalan Kertanegara, kawasan Kebayoran Baru, pada Senin (5/8) malam.
"Kemarin sudah di unit, sudah dalam penyelidikan,"kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan AK Nurma Dewi saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/8). Nurma mengatakan, kasus tersebut sedang ditangani oleh penyidik untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.
Dihubungi terpisah, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra mengatakan saat itu HA baru pulang dari kawasan Senayan menuju rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB. "Jadi, tiba-tiba pas di putaran kawasan Kementerian PU-Pera itu arah ke Kertanegara, pecah kacanya karena ada yang melempar," kata Setri.
"Korban yang saat itu sendirian, memilih berhenti dekat Gedung Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri. Kemudian, dia memeriksa kondisi mobil yang ternyata telah retak dan berlubang di kaca belakang mobil."
Baca juga : Serangan Israel terhadap Jurnalis Patut Diselidiki sebagai Kejahatan Perang
Akibat perusakan itu, korban dan pihaknya segera membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (7/8). Ia mengatakan, kasus ini merupakan pertama kalinya jurnalis Tempo diserang secara fisik.
Sebelumnya, kata dia, para jurnalis biasanya hanya diteror melalui panggilan tidak dikenal. Setri pun mengapresiasi tindakan awal Polres Metro Jakarta Selatan yang merespons cepat pascapelaporan dibuat, yakni melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP).
"Polisi sangat responsif, mungkin mereka juga tahu ini menimbulkan polemik di publik sehingga kita apresiasi mereka. Harapannya, penyelidikan kasus ini diselesaikan tuntas dan bisa memberikan efek jera bagi pelaku," tandasnya. (Ant/J-2)
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKB Iskandarsyah, tabung gas N2O tersebut ditemukan di kamar asisten Lula, berinisial A.
Salah satu cuplikan dalam kronologi tersebut adalah momen rekaman Reza Arap saat ia datang ke unit apartemen Lula Lahfah pada pukul 19:21 WIB, pada Jumat, (23/1)
Iskandarsyah menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perbuatan melawan hukum pada tubuh korban.
Polisi mengerahkan pasukan gabungan untuk meredam situasi.
ALEX Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, 6, bunuh diri usai diperiksa sebagai tersangka di Polres Metro Jakarta Selatan. Divisi Profesi dan Pengamanan Polri akan memeriksa penyidik.
Kasus pencabulan anak di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik. Berikut adalah 5 fakta penting yang perlu diketahui, termasuk kronologi, bukti, dan penanganan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved