Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Polisi Tunjukkan Rekaman CCTV Reza Arap ke Apartemen Lula Lahfah

Fathurrozak
30/1/2026 23:05
Polisi Tunjukkan Rekaman CCTV Reza Arap ke Apartemen Lula Lahfah
Rekaman CCTV Reza Arap ke apartemen Lula Lahfah(MI/Fathurrozak)

KASAT Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKB Iskandarsyah menerangkan kronologi penemuan jenazah selebgram Lula Lahfah di apartemennya. 

Salah satu cuplikan dalam kronologi tersebut adalah momen rekaman Reza Arap saat ia datang ke unit apartemen Lula Lahfah pada pukul 19:21 WIB, pada Jumat, (23/1), saat malam ditemukannya jenazah Lula Lahfah.

Reza Arap datang ke apartemen setelah mendapat kabar dari asistennya. Reza datang ke apartemen Lula bersama dokter pribadi, yang sebelumnya telah dicarikan oleh asisten Reza. 

"Salah satu saksi mencoba untuk menghubungi pacar dari saudari LL dan menginfokan bahwa kondisi terakhir apa yang terjadi di unit kamar apartemen tempat saudari LL tinggal. Dari sini nanti saudari C salah satu saksi yang merupakan asisten dari pacar saudari LL yaitu saudara RA, saudara RA itu meminta untuk saudari C mencarikan dokter untuk memastikan kondisi dari saudari LL,” terang Iskandarsyah saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat, (30/1).

Pada saat pengecekan itu, Lula Lahfah sudah dinyatakan meninggal. Oleh karena itu asisten Reza Arap, C mencoba untuk menghubungi ambulans. Setelah itu, Reza terekam mengantarkan jenazah Lula yang sudah dibawa dengan kantung jenazah, bersama sang dokter pribadi, ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Ambulans itu datang dan terlihat di sini melalui lift barang, terlihat saudara RA yaitu pacar dari saudari LL mendampingi di mana jenazah saudari LL di sini sudah masuk ke dalam kantong jenazah. Untuk rumah sakit, menuju ke Rumah Sakit Fatmawati yang sudah kami mintai keterangan juga klarifikasinya,” papar Iskandarsyah.

"Keterangan dari Rumah Sakit Fatmawati bahwa kondisi saudari LL ini meninggal dunia dengan kehabisan napas dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” lanjutnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya