Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bareskrim Beri Sinyal Perketat Penggunaan Nitrous Oxide usai Kematian Lula Lahfah

Rahmatul Fajri
31/1/2026 09:42
Bareskrim Beri Sinyal Perketat Penggunaan Nitrous Oxide usai Kematian Lula Lahfah
Ilustrasi(MI)

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memberi sinyal akan memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan gas dinitrogen monoksida atau nitrous oxide (N2O) alias gas tertawa. Gas tersebut populer dikemas dalam tabung bermerek Whip Pink. Langkah ini diambil menyusul kasus kematian selebgram Lula Lahfah (26) di sebuah apartemen di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, mengungkapkan bahwa gas N2O kini marak disalahgunakan di tempat hiburan malam untuk mendapatkan efek euforia dan halusinasi singkat.

"Produk Whip Pink kerap digunakan di beberapa tempat hiburan dengan tujuan mendapatkan sensasi euforia atau halusinasi singkat melalui balon atau dihirup langsung dari tabungnya. Ini adalah pemahaman yang keliru dan sangat berbahaya," tegas Zulkarnain di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Polri saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk merumuskan langkah hukum yang lebih tegas. Selain penggunaan UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, Bareskrim memberi sinyal akan memasukkan N2O ke dalam daftar lampiran UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Penerapan UU Kesehatan akan kita lakukan secara tepat. Bahkan, perumusan untuk memasukkan (N2O) ke dalam lampiran Undang-Undang Narkotika sedang dalam proses," ungkap Zulkarnain.

Bahaya Kesehatan Mengintai

Meski digunakan dalam dunia medis sebagai pereda nyeri dan di sektor kuliner sebagai bahan whipped cream, Zulkarnain mengingatkan bahwa penggunaan tanpa pengawasan profesional dapat berakibat fatal.

Penyalahgunaan gas ini dapat menyebabkan kondisi medis serius, mulai dari hipoksia (kekurangan oksigen), neuropati (kerusakan saraf), frostbite, hingga defisiensi vitamin B12 yang parah.

"Jangan gunakan gas N2O hanya demi mencari euforia karena taruhannya adalah keselamatan jiwa. Masih banyak cara lain yang sehat untuk mencari kesenangan. Kami harap penggunaan gas ini segera dihindari oleh masyarakat," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya