Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTILAH Gas Whipping mendadak viral usai kabar duka wafatnya selebgram Lula Lahfah. Gas Whipping sering muncul dalam dua konteks yang sangat berbeda: sebagai teknik kuliner profesional untuk membuat krim kocok (whipped cream) dan sebagai fenomena penyalahgunaan zat rekreasional. Keduanya menggunakan agen yang sama, yaitu gas Nitrous Oxide (N2O).
Untuk memahami bagaimana gas ini bekerja, kita perlu melihatnya dari dua lensa sains: Fisika (bagaimana gas ini mengubah tekstur cairan menjadi busa) dan Biologi (bagaimana gas ini memengaruhi sistem saraf manusia). Artikel ini akan membahas mekanisme teknis tersebut secara komprehensif.
Nitrous Oxide (N2O) adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau yang sangat larut dalam lemak. Sifat inilah yang membuatnya ideal untuk industri makanan, namun juga memberikan risiko serius jika disalahgunakan karena efeknya pada suplai oksigen ke otak.
Dalam dunia kuliner, "gas whipping" merujuk pada penggunaan alat cream whipper (siphon) yang diisi dengan tabung gas N2O (charger). Berikut adalah tahapan ilmiah bagaimana cairan krim berubah menjadi busa padat dalam hitungan detik.
Prinsip utama yang bekerja di sini adalah Hukum Henry, yang menyatakan bahwa "jumlah gas yang larut dalam cairan berbanding lurus dengan tekanan parsial gas di atas cairan tersebut."
Proses perubahan wujud terjadi saat Anda menekan tuas siphon:
Dalam konteks medis (anestesi) atau penyalahgunaan (rekreasional), cara kerja gas whipping berfokus pada sistem saraf pusat. Berikut adalah apa yang terjadi pada tubuh manusia saat terpapar N2O.
Saat dihirup, N2O masuk ke paru-paru dan berdifusi ke dalam darah dengan sangat cepat. Gas ini memiliki koefisien partisi darah-gas yang rendah, artinya ia tidak "terikat" kuat dengan darah, sehingga bisa dengan cepat menembus penghalang darah-otak (blood-brain barrier).
Di dalam otak, N2O bekerja dengan memengaruhi reseptor neurotransmitter:
Ini adalah mekanisme risiko utama. N2O menggantikan oksigen di paru-paru. Jika seseorang menghirup N2O murni tanpa campuran oksigen (seperti dalam prosedur medis yang aman), tubuh akan mengalami Hipoksia. Otak yang kekurangan oksigen akan memicu pusing, kehilangan kesadaran, hingga kerusakan sel otak permanen.
Salah satu dampak biologis yang jarang diketahui namun fatal dari paparan N2O berlebih adalah oksidasi atom kobalt pada Vitamin B12.
N2O mengubah Vitamin B12 menjadi bentuk yang tidak aktif. Tubuh membutuhkan Vitamin B12 untuk membentuk selubung mielin (pelindung saraf). Tanpa B12 yang aktif, selubung saraf akan rusak (demielinasi), menyebabkan kebas, kelumpuhan, hingga kerusakan saraf tulang belakang permanen (Subacute Combined Degeneration).
Peringatan Keselamatan: Artikel ini bertujuan untuk edukasi mengenai mekanisme kerja gas. Penyalahgunaan Nitrous Oxide untuk tujuan rekreasi (inhalasi) adalah tindakan berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen hingga kematian akibat asfiksia.
PERTANYAAN mengenai keamanan whipped cream (krim kocok) yang dibuat menggunakan gas Nitrous Oxide (N2O) atas gas whipping sering muncul, apa faktanya?
DUNIA maya di Indonesia tengah dihebohkan dengan istilah "gas whipping" yang mendadak menjadi topik hangat atau trending topic setelah kabar duka wafatnya selebgram populer, Lula Lahfah.
DUNIA maya di Indonesia tengah dihebohkan dengan istilah "gas whipping" yang mendadak menjadi topik hangat atau trending topic setelah kabar duka wafatnya selebgram populer, Lula Lahfah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved