Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANYAAN mengenai keamanan whipped cream (krim kocok) yang dibuat menggunakan gas Nitrous Oxide (N2O) atas gas whipping sering muncul, terutama di tengah maraknya berita mengenai penyalahgunaan gas ini untuk tujuan rekreasi. Sebagai konsumen cerdas, wajar jika Anda mempertanyakan: apakah residu gas tersebut aman masuk ke dalam tubuh melalui makanan?
Jawaban singkatnya adalah: Ya, whipped cream yang dibuat dengan N2O aman dikonsumsi, selama menggunakan tabung gas berstandar Food Grade dan digunakan sesuai instruksi kuliner. Artikel ini akan membedah fakta ilmiah, regulasi, dan meluruskan kesalahpahaman umum di masyarakat.
N2O yang digunakan dalam kuliner berfungsi sebagai agen pengembang (propelan). Saat krim disajikan, sebagian besar gas menguap ke udara, dan sisanya yang terperangkap dalam buih tidak memiliki konsentrasi yang cukup untuk menimbulkan efek psikoaktif atau bahaya kesehatan pada konsumen.
Penggunaan N2O dalam industri pangan bukanlah hal baru. Gas ini dikenal dengan kode aditif pangan internasional E942. Ada alasan teknis spesifik mengapa N2O dipilih dibandingkan gas lain:
Kunci keamanan N2O terletak pada rute masuknya ke dalam tubuh (route of administration). Bahaya yang sering Anda dengar di berita berkaitan dengan inhalasi (dihirup langsung ke paru-paru), bukan ingesti (ditelan).
Sering terjadi kebingungan di kalangan orang tua antara whipped cream (N2O) dengan jajanan "Ciki Ngebul" (Nitrogen Cair). Keduanya adalah zat yang sangat berbeda:
Lembaga pengawas obat dan makanan di seluruh dunia, termasuk BPOM (Indonesia), FDA (Amerika Serikat), dan EFSA (Eropa), mengizinkan penggunaan N2O sebagai Food Additive (Bahan Tambahan Pangan) kategori propelan.
Namun, syarat utamanya adalah penggunaan tabung gas (cream charger) yang bersertifikat Food Grade. Tabung gas untuk keperluan industri (seperti balap mobil) mengandung sulfur dioksida atau oli mesin yang beracun jika tertelan. Oleh karena itu, pastikan krim yang Anda konsumsi berasal dari gerai makanan yang mematuhi standar keamanan pangan.
Jadi, Anda tidak perlu khawatir saat menikmati whipped cream di atas kopi atau kue favorit Anda. Proses fisika "aerasi" membuat gas tersebut aman. Risiko kesehatan hanya muncul jika gas tersebut disalahgunakan (dihirup langsung) atau jika menggunakan peralatan yang tidak higienis. (H-3)
ISTILAH Gas Whipping mendadak viral usai kabar duka wafatnya selebgram Lula Lahfah. Gas Whipping menggunakan agen yang sama, yaitu gas Nitrous Oxide (N2O).
DUNIA maya di Indonesia tengah dihebohkan dengan istilah "gas whipping" yang mendadak menjadi topik hangat atau trending topic setelah kabar duka wafatnya selebgram populer, Lula Lahfah.
ISTILAH Gas Whipping mendadak viral usai kabar duka wafatnya selebgram Lula Lahfah. Gas Whipping menggunakan agen yang sama, yaitu gas Nitrous Oxide (N2O).
DUNIA maya di Indonesia tengah dihebohkan dengan istilah "gas whipping" yang mendadak menjadi topik hangat atau trending topic setelah kabar duka wafatnya selebgram populer, Lula Lahfah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved