Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dua pekan tawur antarremaja pecah di Jalan Kramat Jaya, Johar Baru, Jakarta Pusat terjadi. Mereka datang dengan membawa senjata tajam (sajam) dan petasan.
“Di sini sudah dua minggu tawuran terjadi beberapa kali. Remaja di sini tawuran antara RW 01 dan 02,” ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (6/8).
Warga pun meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih serius dalam penanganan kasus tawur di lokasi ini. Terlebih di lokasi ini banyak anak-anak kecil yang menjadi takut akibat adanya perang tersebut.
Baca juga : Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Jakarta Pusat
“Dampaknya besar sekali terhadap anak-anak yang masih kecil. Masak ini tawuran seperti di film-film serial, tidak kunjung ada akhirnya,” ucapnya.
Secara terpisah, Kapolsek Johar Baru Komisaris Ubaidillah, mengatakan pihaknya telah mengamankan beberapa remaja yang terlibat tawur. Pihak kepolisian juga terus meningkatkan patroli di lokasi tersebut.
“Sudah ada yang kita tangkap. Masih kita terus lakukan pendalaman terkait kasus tersebut,” tandasnya. (J-2)
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Identifikasi itu berdasarkan pencocokan data antemortem.
Seluruh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat
Barang bukti yang disita itu terdiri dari 12 kg sabu, sebuah truk pengangkut buah jeruk, dan dua jerigen warna biru.
WALI Kota Jakarta Pusat, Arifin, secara resmi menutup kegiatan Outfest 2025 yang diselenggarakan oleh Forum Alumni Sispala Jakarta (FASTA) di Senayan Park, Jakarta Pusat, Minggu (5/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved